• KANAL BERITA

Viral, Warga Sakit Ditandu Sarung

TANGKAPAN LAYAR : Tangkapan layar di media sosial saat warga Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang membawa orang sakit.
TANGKAPAN LAYAR : Tangkapan layar di media sosial saat warga Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang membawa orang sakit.

KLATEN, suaramerdeka.com - Viral! Warga sakit ditandu sarung  beredar di media sosial. Warga Dusun Girpasang yang sakit ditandu dengan sarung itu digotong dengan bambu naik-turun jurang, berjalan kaki melalui jalan setapak.

Ketua RT 7/ RW 2 Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang  Gino mengatakan warga yang ditandu adalah Jemirah (65) yang akan dibawa ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro pada 4 Desember. Sekarang sakit kakinya sudah mulai membaik setelah menjalani perawatan.

Kepala Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Sutarno mengakui  Dusun Girpasang perlu mendapatkan perhatian serius. Bahkan karena kondisinya sulit akses, pemerintah desa bahkan kabupaten pernah menawarkan warga untuk direlokasi.

Usulan pembangunan jembatan gantung Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang belum jelas. Keputusan pembangunan masih menunggu hasil ajuan usulan ke Presiden, Joko Widodo.

Pihak desa sudah berupaya mengajukan usulan pembuatan jembatan Girpasang ke presiden. Namun sampai kini belum jelas nasib usulan itu. ''Beberapa waktu lalu diusulkan ke presiden. Sudah disurvei tiga kali," jelas Sutarno, Sabtu (7/12).

Sutarno mengatakan warga ditawari relokasi ke tanah kas desa yang lebih mudah diakses. Namun warga tetap ingin bertahan. Padahal untuk membangun jembatan gantung atau jembatan lain, desa tidak mampu.

Dikatakan, usulan jembatan gantung ke pemerintah pusat senilai Rp 7 miliar.  Jika disetujui, jembatan gantung di lokasi bukan saja akses bagi warga. Tapi bisa jadi objek pariwisata.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Suryanto mengatakan Pemkab sudah mengajukan proposal ke pusat. '' Sudah mengajukan proposal kepada presiden bantuan pembuatan jembatan gantung. Belum ada titik terang sampai sekarang," terangnya.

Menurut Suryanto, ajuan pembangunan jembatan gantung senilai Rp 4 miliar. Di Dusun Girpasang, pembangunan infrastruktur dibatasi sebab masuk kawasan rawan bencana. Namun Pemkab Klaten juga terus berupaya membenahi akses jalan di desa tersebut.

Jalan menuju Tegalmulyo yaitu jalur Surowono-Tegalmulyo sudah diajukan pembangunannya lewat Bankeu provinsi 2020 sebesar Rp 14 miliar untuk meneruskan pembangunan sepanjang 1, 6 kilo meter  dari total enam kilometer panjang jalannya.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Pemkab Klaten, Sunarno membenarkan ada usulan ke pusat untuk membangun jembatan ke pemerintah pusat. Usulan itu masuk sektoral. "Girpasang menjadi salah satu usulan sektoral Klaten ke pemerintah pusat," katanya.


(Achmad Hussain/CN34/SM Network)