• KANAL BERITA

Penderita HIV/AIDS Didominasi Perempuan

PERIKSA KESEHATAN: Ketua Yayasan APF Kalay Selwan memeriksakan kesehatannya pada acara peringatan Hari AIDS Sedunia yang digelar di lapangan perusahaan tersebut. (Foto suaramerdek.com/Rosyid Ridho)
PERIKSA KESEHATAN: Ketua Yayasan APF Kalay Selwan memeriksakan kesehatannya pada acara peringatan Hari AIDS Sedunia yang digelar di lapangan perusahaan tersebut. (Foto suaramerdek.com/Rosyid Ridho)

KALIWUNGU, suaramerdeka.com – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kendal penderita HIV/AIDS pada 2019 mencapai 1.015 orang. Sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan buruh pabrik. Dinas Kesehatan Kendal rutin melakukan pemantauan terhadap penderita dengan melakukan voluntary counselling and testing (VCT) atau konseling dan tes HIV sukarela selama tiga bulan sekali. 

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kendal, Muntoha, mengatakan dari 1.015 penderita HIV/AIDS, sebanyak 325 penderita telah meninggal dunia. 
‘’Jumlah penderita HIV/AIDS tersebut dihitung sejak tahun 2000,’’ katanya pada acara peringatan Hari AIDS Sedunia yang digelar di PT Asia Pasific Fibers Kaliwungu, Kamis (5/12). 

Menurutnya, dari data tersebut, sebesar 26 persen penderita adalah ibu rumah tangga. Pekerja Seks Komersial (PSK) yang diperkirakan tinggi, berada di peringkat kedua dengan 19 persen. Setelah itu kalangan buruh laki-laki yang rawan menyebarkan virus HIV/AIDS. 

‘’Pemeriksaan di lingkungan pabrik dilakukan sebagai upaya pencegahan, karena buruh rentan dengan penyakit ini mengingat aktivitas mereka yang tidak terbatas,’’ jelasnya. 

General Manager HRD dan GA PT Asia Pasific Fiber, Mettony, mengatakan jumlah karyawan di perusahaan tersebut 90 persen laki-laki. Mereka rawan terhadap penularan HIV/AIDS, sehingga perlu dilakukan pengawasan dan pencegahan sejak dini. 

‘’Kami rutin melakukan pemeriksaan rutin kepada karyawan agar terbebas dari penyakit menular yang bisa membahayakan karyawan lainnya,’’ kata dia.


(Rosyid Ridho/CN19/SM Network)