• KANAL BERITA

Jelang Natal dan Tahun Baru, Tepung, Minyak dan Mentega Naik Tajam

Chef Sriboga Customer Ceter (SCC) saat demonstrasi cara membuat kue yang gurih dan nikmat. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)
Chef Sriboga Customer Ceter (SCC) saat demonstrasi cara membuat kue yang gurih dan nikmat. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019-2020, permintaan tepung dan minyak serta mentega naik cukup tajam. Kenaikan tersebut cukup masuk akal, karena libur Natal dan Tahun Baru biasanya ada pesta keluarga.

''Secara nasional pada libur Natal dan Tahun Baru 2019/2020 ada kenaikan sebesar 15 persen,'' kata Irfan Wahyudi, Manager UKM disela-sela acara Baking Workshop di Yogyakarta, Kamis (5/12).

Namun, lanjut Irfan Wahyudi dengan didampingi Panca Indria Kristiawan, Sales Manager Sriboga Flour Mill dan Davy Johan, General Manager Marketing Sinarmas, kejutan terjadi di Jateng dan DIY karena naik sebesar 30 persen.

Kenaikan yang cukup banyak ini dinilai wajar, karena UKM binaan Sriboga Flour Mill khususnya di Jateng dan DIY jumlah cukup banyak. ''UKM binaan kami di Jateng dan DIY, jumlahnya mencapai ratusan,'' katanya.

Kenaikan permintaan tepung Sriboga, terjadi pada menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran dan libur Natal dan Tahun Baru. Tapi lepas dari semua itu, kenaikan bulan Desember ini dinilai cukup besar.

Kondisi yang sama, juga terjadi pada minyak goreng dan mentega Filma. ''Menjelang libur Natal dan Tahun Baru ini, produk kami juga mengalami kenaikan, terutama minyak dan mentega,'' ujar Davy Johan.

Konsumen Sriboga memang cukup setia, karena setiap bulan mereka sering melakukan pertemuan. Bahkan mereka selalu disambangi, sehingga mereka mempunyai kedekatan. ''Hampir setiap bulan kami menyambangi mereka,'' katanya.

Seperti pada penyelenggaraan baking workshop bertajuk 'Sriboga Bakery & Pastries Fiesta. Bakery Innovation & Digital Smartpreneur' di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti 300 lebih UKM yang ada di Jogja, Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul, Sleman, Purworejo, dan Magelang.

Sedangkan menurut Panca Indra Kristiawan, Sriboga Customer Center (SCC) sebagai pusat pelayanan pelanggan sekaligus penyelenggara acara menampilkan sembilan chef. Di antaranya, Chef Bangun dari SCC Bandung, Chef Rudy dab Chef Dwi keduanya dari SCC Semarang.

Para chef ini mendemonstrasikan ragam aplikasi menarik menggunakan tepung kelas Super Premium, antara lain Hime (tepung khusus untuk membuat roti), dan Double Zero (tepung khusus membuat Pastry).

Aplikasi yang didemonstrasikan antara lain, membuat Chicken Croissant Cheese (Chickrocheese), Cheese Bluder, Pao Maranggi, German Cheese Pudding, Klepon Cake dan banyak lagi lainnya.

Selama proses pembuatan sejumlah menu tersebut, para peserta dengan tekun memperhatikan sambil membuka-buka buku resep yang dibagikan untuk melihat komposisi bahan baku yang diguakan.

Kegiatan ini, lnjut dia, digelar di sepuluh kota besar. Dimulai dari Semarang (16/7), Surabaya (27/7), Tegal (21/7), Bandung(29/8), Jakarta (5/9), Malang (19/9), Solo (3/10),

Denpasar(26/11), Purwokerto (14/11) dan ditutup di Yogyakarta (5/12). Tujuan dari kegiatan ini, adalah memberi pembelajaran cara membuat kue atau roti dan gurih da nikmat, cara pemesarannya, dan kemasannya.

''Kami tidak sekedar mengajari mereka mebuat kue atau roti, tapi kami juga mengajarkan mereka cara menjual dan mengelola keuangan yang benar dan evisien,'' katanya menjelaskan. 


(Sugiarto/CN19/SM Network)