• KANAL BERITA

Parkir di Kota Lama Rp 5 ribu

Pelaku Kucing-Kucingan

PARKIR LIAR: Sejumlah tukang parkir liar mematok tarif Rp 5 ribu di depan Gedung Monod Diephuis.  (SM/Diaz A Abidin)
PARKIR LIAR: Sejumlah tukang parkir liar mematok tarif Rp 5 ribu di depan Gedung Monod Diephuis. (SM/Diaz A Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sejumlah orang menarik biaya parkir motor roda dua di depan Gedung Monod Diephuis  Rp 5 ribu. Masyarakat merasa kecewa. 

 

Gotcha Randi (27), pengunjung Kota Lama mengaku kecewa terhadap tindakan sejumlah oknum tersebut. "Ini (mau) lihat pameran buku di Gedung Soesmans. Parkir ditarik Rp 5 ribu," terangnya, 

Pameran buku Festival Kecil Literasi Patjar Merah sedang diselenggarakan di gedung Soesmans, Jalan Kepodang. Tepat di sebelah gedung Monod Diephuis. Agenda itu menarik banyak pengunjung untuk datang. Sementara pengunjung terpaksa parkir di tempat itu.

"Taunya parkir di sini. Karena banyak yang parkir di sini. Tidak lihat ada petunjuk kantong parkir," kata Widya S (25) pengunjung lain. 

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro PM mengatakan bahwa pelaku parkir liar selalu kucing-kucingan. "Di situ parkir larangan. Mereka (pelaku) kucing-kucingan. Segera (ditindak)," jelasnya.

Pihaknya menyarankan agar masyarakat selalu menginformasikan bila ada parkir liar.  Namun demikian pihaknya juga menekankan agar masyarakat juga menggunakan kantung parkir resmi.


(Diaz Abidin/CN39/SM Network)