• KANAL BERITA

Pengusaha Harus Mengetahui Arbitrase dalam Menyelesaikan Sengketa Bisnis

Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sebagai lembaga alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan, arbitrase selalu mengikuti perkembangan zaman, dan ini perlu diketahui pengusaha yang yang berkemungkinan bersengketa dengan partner bisnisnya.

“Para pelaku usaha dan para arbiter di Indonesia harus terus mengikuti perkembangan arbitrase di dunia BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia) secara rutin menyelenggarkan seminar ini untuk memfasilitasi seluruh kalangan,” kata Ketua Umum Badan BANI, M. Husseyn Umar, di Jakarta, Minggu (1/12).

Akhir pekan lalu BANI menggelar Seminar Internasional mengenai Pemecahan Sengketa dan Solusi untuk Arbitrase. Kegiatan itu merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BANI ke-42 ini. Hadir dalam seminar Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, dan Wakil Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Wisnu Wijaya Soedibjo.

Husseyn juga berharap, dengan menggelar seminar secara teratur diharapkan para pelaku bisnis semakin paham mengenai makna dan betapa pentingnya arbitrase.

Ia gembira karena seminar dihadiri lebih 100 peserta yang terdiri dari komunitas hukum, bisnis, lembaga negara hingga perguruan tinggi. Yang dibahas tiga topik penting. Yaitu Penyelesaian Sengketa Mengenai Investasi Nasional oleh Yu Un Oppusunggu, Frans Hendra Winarta dan Ulyarta Naibaho. 

Kemudian, Penyelesaian Sengketa Investasi Internasional yang meliputi masalah sekitar Bilateral Invesment Treaty (BIT) dan International Centre for Settlement of Investement Disputes (ICSID) oleh Riyatno, Mohamed Idwan Ganie dan Edmund Kronenburg.  Topik Prospek Masa Depan Penyelesaian Sengketa Investasi dibawqkan Colin Ong, Eri Hertiawan dan Danrivanto Budhijanto.

Ketua Kadin Rosan mengharapkan dengan adanya Seminar Internasional yang diadakan oleh BANI ini seluruh sektor bisnis di Indonesia akan semakin paham mengenai betapa pentingnya arbitrase sebagai mekanisme penyelesaian sengketa sehingga tidak mengandalkan penyelesaian sengketa mediasi atau pengadilan saja.

“Dalam perdagangan di Indonesia ini, pasti banyak sekali sengketa, namun terdapat pilihan untuk menyelesaikan sengketa diluar pengadilan, yaitu terdapat pilihan cara lain untuk menyelesaikan sengketa salah satunya arbitrase," kata Rosan.


(Wahyu Atmadji/CN39/SM Network)