• KANAL BERITA

Dukungan Calon Perseorangan Minimal 7,5 Persen dari DPT

Pilkada 2020

SOSIALISASI : Anggota KPU Kabupaten Pekalongan, M Ahsin Hana menyampaikan materi sosialisasi mengenai pemilu di hadapan pelajar yang berkunjung ke Kantor KPU Kabupaten Pekalongan  (Foto suaramerdeka.com/Agus Setiawan)
SOSIALISASI : Anggota KPU Kabupaten Pekalongan, M Ahsin Hana menyampaikan materi sosialisasi mengenai pemilu di hadapan pelajar yang berkunjung ke Kantor KPU Kabupaten Pekalongan  (Foto suaramerdeka.com/Agus Setiawan)

KAJEN, suaramerdeka.com - Berdasarkan ketetapan yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Pekalongan mengenai syarat minimal dukungan bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati perseorangan pada pelaksanaan Pilkada 2020 adalah 7,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap yang ada.

Demikian disampaikan Divisi Teknis Penyelenggaraan pada KPU Kabupaten Pekalongan M Ahsin, Kamis (21/11). Menurutnya, sebaran dukungan juga harus tersebar minimal 50 persen dari total kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan. Di Kota Santri terdapat 19 kecamatan, maka sebaran dukungan dari pasangan calon bupati dan wakil bupati perseorangan harus tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

"Jumlah dukungan calon perseorangan paling sedikit adalah 7,5% (tujuh koma lima per seratus) dari Daftar Pemilih Tetap adalah sebanyak  54.435 (lima puluh empat ribu empat ratus tiga puluh lima pemilih dan paling sedikit tersebar lebih dari 50% (lima puluh per seratus) dari 19 (sembilan belas ) Kecamatan di Kabupaten Pekalongan adalah sebanyak l0 (sepuluh) Kecamatan," jelas Ahsin.

Untuk itu, KPU Kabupaten Pekalongan mengajak dan mengundang masyarakat yang memiliki dukungan serta berminat mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati pada pelaksanaan Pilkada 2020 melalui jalur perseorang bisa didapatkan informasi lengkapnya dengan datang langsung ke KPU Kabupaten Pekalongan.

Adapun jadwal pelaksanaan Pilkada 2020, kata M Ahsin, akan dilaksanakan secara serentak pada 23 September 2020. "Saat ini tahapan pelaksanaan Pilkada 2020 masih dalam proses sosialisasi melalui rumah pintar pemilu yang dimiliki KPU Kabupaten Pekalongan," kata dia.


(Agus Setiawan/CN19/SM Network)