• KANAL BERITA

Tren Pemesanan KA Nataru Belum Menggeliat, Harga Tiket Tembus Rp 700 Ribu

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Tren pemesanan tiket kereta api (KA) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, dari Bandung maupun Jakarta ke kota-kota di Jateng dan Jatim belum menunjukan geliat yang signifikan. 

Empat hari menjelang hari raya, berdasarkan pantauan di sistem pemesanan H-30 hasil pantauan Rabu (20/11), tiket yang dijual untuk keberangkatan Jumat (20/12) relatif masih banyak yang tersedia.

Di antaranya pada rute Jakarta-Surabaya. Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Malang, Jakarta-Semarang, hingga Bandung-Solo. Tiket kereta ekonomi yang biasanya cenderung cepat habis juga masih bisa diakses.

PT KAI sendiri memprediksi tanggal favorit masyarakat untuk mudik Nataru terjadi pada Minggu (22/12) dan pekan berikutnya pada Minggu (29/12) mendatang. Permintaan kemungkinan membludak.

Dari pantauan tersebut, diperoleh gambaran pula tiket termahal untuk angkutan jalan baja tersebut. Besaran tiketnya mencapai Rp 740 ribu yang harus ditebus calon penumpang KA Mutiara Selatan relasi Jakarta-Malang dengan durasi perjalanan 20 jam 20 menit.

Bagi mereka yang ingin pulang ke kampung halaman dari Jakarta ke Solo pada akhir tahun itu juga mesti merogoh jumlah yang hampir setara. Mereka yang memilih KA Argo Wilis dan Turangga sebagai transportasi rute tersebut bakal dikenakan tarif Rp 730 ribu. 

Untuk tarif KA yang biasa melayani Jakarta-Solo yakni KA Dwipangga hanya perlu merogoh Rp 600 ribu untuk sekali jalan per penumpang. Meski demikian, peminat KA-KA tersebut ternyata tak menyurutkan hasrat untuk tak membelinya.

Untuk KA Gajayana rute Jakarta-Malang yang juga dipatok Rp 730 ribu tinggal menyisakan 28 kursi. Demikian pula dengan KA Mutiara Selatan, kendati harga tiketnya ratusan ribu sudah bersisa 36 kursi saja dari kapasitas ratusan penumpang sekali jalan.

Untuk KA Ekonomi, peminat cenderung tak bisa lagi terlalu berharap kepada tiket bersubsidi sehingga besarannya cukup murah. Sebagai penggantinya, PT KAI menawarkan KA ekonomi komersial dengan harga ratusan ribu rupiah. Harga KA Gajah Wong relasi Jakarta-Yogyakarta misalnya, tiket kelas ekonominya dilepas pada angka Rp 310 ribu sekali jalan per penumpang.


(Setiady Dwi/CN39/SM Network)