• KANAL BERITA

Pemerintah Dorong Pengembangan Usia PAUD Menjadi 9 Tahun

Para peserta pelatihan bersama Djajeng Baskoro dan Sylviana Endang TM.  (suaramerdeka.com/Dok)
Para peserta pelatihan bersama Djajeng Baskoro dan Sylviana Endang TM. (suaramerdeka.com/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PP PAUD Dikmas) Jawa Tengah mendorong terwujudnya pengembangan rentang usia PAUD bukan lagi 0 - 6 tahun tapi sampai 9 tahun. Hal itu, menurut Kepala PP PAUD Dikmas Jawa Tengah Ir Djajeng Baskoro MPd, untuk menghapus adanya pengkotak-kotakan yang selama ini ada.

"Mengapa demikian, karena tumbuh kembang anak yang ada di otak 85 persennya adalah sampai usia 8 atau 9 tahun yang pola pengasuhannya tidak boleh kurang dari itu," ujar Djajeng Baskoro saat membuka pelatihan Pengembangan Usaha Teaching Factory Satuan PAUD Dikmas, bertempat di PAUD Bunga Bangsa Tlogosari, Rabu (20/11).

Djajeng meminta para penyelenggara PAUD jangan terlalu mengkapling-kapling, tapi harus memiliki rencana mengembangkan kelembagaannya paling tidak sampai usia 9 tahun.

"Bahwa day care itu bisa sampai SMP ini penting untuk pendidikan karakter. Ini seperti dilakukan oleh sistem pendidikan di pesantren-pesantren. Pendidikan karakter jangan terlalu singkat, sehingga day care harus panjang, agar pola pengasuhan cukup. Anak-anak akan melatih diri dengan keberanian berbicara, menyanyi, kreatif, dan saling berinteraksi satu sama lainnya," kata Djajeng Baskoro.

Acara itu sebagai tindaklanjut pelatihan kewirausahaan Pengembangan Satuan Pendidikan PAUD Dikmas 2019. Seusai membuka pelatihan, Djajeng Baskoro didampingi Silviana Endang TM, SPsi MM Mpd, Ketua Yayasan Bunga Bangsa meninjau ruang STEAM Loosepart dan PAUD/TPA/KB/TK Ainun Habibie.

 


(Bambang Isti/CN39/SM Network)