• KANAL BERITA

Ajak Maju Sama-sama, Google Luncurkan Program Baru

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim didampingi Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan sejumlah starup dalam acara Google for Indonesia di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta, Rabu (20/11). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim didampingi Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan sejumlah starup dalam acara Google for Indonesia di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta, Rabu (20/11). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Google kembali meluncurkan  program dan produk baru untuk mengajak warga Indonesia lebih memanfaatkan aplikasi digital melalui program Maju Sama-sama. Transformasi teknologi informasi yang cepat membentuk sumber daya manusia yang harus siap memasuki ke industri  level 4.0 bahkan 5.0.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan, Google diminta terus berkomiten dan memprioritaskan program dalam membantu mengangkat SDM Indonesia dengan mengoptimalkan manfaat internet. ''Sesuai visi yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, kita harus menjadi SDM yang unggul. Oleh sebab itu, untuk bisa sejajar dengan negara lain, diantaranya bisa melalui percepatan digitalisasi dan pendidikan teknologi. Efeknya bisa multiplayer, lebih produktif dan lebih efisien," papar Nadiem, di acara Google for Indonesia (#Google4ID) di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta, Rabu (20/11).

Dalam kesempatan itu pula, Nadiem secara khusus meminta kepada Google agar Indonesia menjadi prioritas pertama dalam hal digitalisasi.
Sedangkan Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf mengatakan, diadakan program pelatihan developer bersama unicorn lokal, menambah lebih banyak titik Wi-Fi yang cepat dan gratis bersama Telkom. Selain itu juga menambah fitur baru di Search dan Maps untuk
membantu menjaga keamanan pengguna.

''Untuk meningkatkan keterampilan digital, perusahaan memanfaatkan inisiatif yang ada untuk melatih bakat-bakat teknologi Indonesia seperti Google Developers Kejar dan Digital Talent Scholarships,'' jelas Randy.

Sedangkan program Bangkit, tambah Randy merupakan program Google Indonesia berupa pelatihan yang sangat selektif selama enam bulan untuk membantu membangun SDM developer andal. Program gratis ini akan dimulai pada Januari 2020.

"Kami mendesain program Bangkit bersama Gojek, Tokopedia, dan Traveloka untuk melatih 300 developer yang berkualifikasi tinggi dengan keahlian machine learning hingga musim panas 2020,'' jelasnya.  

Dengan mendorong developer di seluruh Indonesia untuk meningkatkan keterampilan teknis dan soft skill mereka dan,nantinya, ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang dinamis. Melalui program-program untuk bakat-bakat baru dalam bidang teknologi ini ditambah program pelatihan untuk pemilik bisnis seperti Gapura Digital dan Women Will untuk entrepreneur wanita.

''Kami telah melatih 1,6 juta orang Indonesia melalui program bakat baru, program pelatihan pemilik bisnis seperti Gapura Digital dan Women Will untuk entrepreneur wanita. Google juga mengumumkan beberapa inisiatif untuk menghadirkan pengalaman berbelanja baru yang menarik bagi orang Indonesia. Di antaranya Google Shopping yang dilengkapi fitur penelusuran prediktif (queryless) dan dirancang untuk aktivitas browsing,'' pungkas Randy.


(Irawan Aryanto/CN40/SM Network)