• KANAL BERITA

GITA Food Dukung Program Pemerintah Turunkan Angka Diabetes

foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tingginya angka penderita diabetes di Indonesia, membuat GITA Food melakukan inovasi produk makanan sehat. Diharapkan, inovasi makanan sehat tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk menurunkan jumlah penderita diabetes di Indonesia.

Direktur Utama GITA Food, Iwan Santoso mengatakan, pihaknya memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam menyukseskan program pemerintah. Sego jagung dan sego singkong, adalah dua produk baru yang dikeluarkan GITA food.

"Kami ingin memberikan kontribusi yang positif dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan Sumber Daya Manusia Indonesia yang semakin unggul
sehingga Indonesia maju. Oleh karena itu, kami terus melakukan riset dan penelitian untuk menciptakan produk-produk yang mendukung peningkatan kualitas hidup. Kami persembahkan produk kami Sego Jagung dan Sego Singkong," ujar Iwan, di Jakarta

Diharapkan, kedua produksi itu akan menjadi salah satu alternatif pengganti beras sebagai makanan pokok orang Indonesia. "Sehingga kami harapkan orang-orang Indonesia menjadi lebih sehat," imbuhnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari International Diabetes Federation (IDF), jumlah penderita diabetes di dunia telah mencapai lebih dari 425 juta jiwa di tahun 2017, dan akan meningkat terus sehingga diperkirakan akan mencapai 629 juta jiwa di tahun 2045. Indonesia adalah negara ke-6 dengan jumlah penderita diabetes mencapai 10.3juta jiwa di bawah China (114.4juta), India (72.9juta), Amerika Serikan (30.2juta), Brazil (12.5juta) dan Meksiko (12juta).

Jadi, sudah menjadi keharusan bagi pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Kesehatan memberikan perhatian khusus dalam menurunkan resiko kematian akibat penyakit diabetes ini. Pola hidup berupa menjaga keseimbangan makanan dan olah raga adalah kunci pencegahan dari penyakit diabetes ini.

Diabetes memiliki 2 tipe yaitu tipe 1 yang merupakan jenis diabetes dikarenakan tubuh tidak dapat menghasilkan zat insulin dengan baik biasanya sejak lahir. Tipe 1 ini dapat diderita oleh anak-anak dari usia dini. Belum ada pembuktian apakah hal ini disebabkan karena faktor gen.

Tipe 2 adalah diabetes yang muncul akibat berkurangnya fungsi pankreas dalam menghasilkan zat insulin yang diakibatkan karena pola makanan, pola hidup yang kurang gerak atau olah raga. 90% dari jumlah penderita diabetes adalah diabetes tipe 2.

"Kami memberikan perhatian khusus atas meningkatnya jumlah penderita diabetes di Indonesia. Oleh karena itu, kami melakukan berbagai riset untuk melahirkan suatu produk yang dapat
membantu mengobati dan mencegah peningkatan jumlah penderita diabetes di Indonesia," jelasnya.

Dia meyakini, dua produk beras analog yang dibuat dari bahan baku jagung dan singkong, diproduksi tanpa pengawet dan pewarna buatan sehingga produk ini bebas dari bahan kimia apapun.

"Perlu disadari bahwa kandungan serat yang sangat tinggi akan sangat membantu proses pencernaan kita, dan dengan proses pencernaan yang baik dapat dipastikan akan menjaga kesehatan menjadi lebih baik. Dan yang terpenting produk ini sangat baik untuk semua konsumen baik penderita diabetes maupun orang-orang yang masih sehat, karena produk ini dapat
mencegah meningkatnya kadar gula dalam darah," jelasnya.

Direktur Manufaktur dan Teknologi GITA Food, Junaedi Saputro mengatakan, inovasi yang dilakukan bukan hanya pada jenis produknya saja, namun juga teknologi pengolahan.

"Inovasi tidak hanya pada sisi produknya saja, tetapi dari sisi teknologi pengolahannya kami juga melakukan inovasi. Hampir semua mesin yang kami pergunakan adalah hasil karya cipta dari anak-anak Indonesia alias made in Indonesia.” tambah Junaedi.


(Satrio Wicaksono/CN34/SM Network)