• KANAL BERITA

Koperasi Platform, Solusi Strategis Rebranding

foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Consortium For Cooperative Innovation (ICCI) Firdaus Putra menawarkan konsep koperasi platform kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai solusi inovatif pengembangan koperasi dan UKM secara modern.

Menanggapi konsep tawaran itu, Teten Masduki menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap dua konsep itu sebagai salah satu strategi untuk melakukan rebranding koperasi di kalangan milenial.

Teten bahkan meminta kepada ICCI untuk menyusun rencana aksi yang lebih detil agar konsep tersebut bisa dijabarkan menjadi program dan kebijakan yang lebih taktis.

Firdaus Putra, usai bertemu Teten Masduki, baru-baru ini, mengatakan pada 7-9 November 2019 digelar Konferensi Koperasi Platform Dunia di New York, Amerika Serikat.

Dikatakan, pergerakan koperasi platform di dunia, telah berjalan sekitar 4 tahun terakhir dan sebagian sudah berjalan baik. Untuk itu, ICC akan memperkenalkan konsep koperasi platform di Indonesia.

‘’Koperasi ini anggotanya sudah multipihak jadi misalnya pemilik, para mitra yang terlibat lalu usernya. Contoh Gojek berarti dimiliki oleh founder, mitra driver, dan juga usernya. Itu adalah skema dari koperasi platform. Indonesia belum punya,” katanya.

Konsep koperasi platform mengikutsertakan masyarakat, dan pemegang platform sebagai pemilik sehingga koperasi itu milik semua orang. Sistem koperasi platform, kepemilikan bersifat partisipatif.

Dikatakan, antara pendiri dan masyarakat sebagai pengguna memiliki status sama dalam kepemilikan. Ada tantangan dari sisi regulasi dan permodalan, namun selama 72 tahun koperasi di Indonesia belum ada perkembangan signifikan.

Dengan konsep koperasi platform, kata Firdaus, diharpkan akan membawa kemajuan. “Ada praktik di negara lain yang berhasil, paling tidak ya kita bisa bikin karena negara lain berhasil,” katanya.

ICC menawarkan dua konsep seiring dengan lima program strategis Menteri Koperasi dan UKM dalam hal inovasi. Kementerian berkomitmen dan mengajak ICC masuk dalam tim untuk merumuskan bersama-sama action plan.

‘’Saya pikir tahun depan kita bisa menciptakan model kemudian meningkatkan keinovasian koperasi di Indonesia. Kenapa tidak mencoba hal baru, yang kami dorong ya itu kita 72 tahun koperasi begini-begini saja. Kenapa tidak mencoba hal baru,” katanya.


(Budi Nugraha/CN34/SM Network)