• KANAL BERITA

Dua Rumah Warga Mangunan Lor Ludes Terbakar

Bangunan rumah milik Masduki dan Sati, warga Desa Mangunan Lor Kecamatan Kebonagung tinggal puing-puing setelah terbakar, kemarin. (suaramerdeka.com/Hasan Hamid)
Bangunan rumah milik Masduki dan Sati, warga Desa Mangunan Lor Kecamatan Kebonagung tinggal puing-puing setelah terbakar, kemarin. (suaramerdeka.com/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Diduga lantaran lupa mematikan tungku, dua rumah warga Dukuh Karangmalang, Desa Mangunan Lor RT 10 RW 04, Kecamatan Kebonagung, Demak ludes terbakar, kemarin. Kedua rumah yang tinggal menyisakan puing-puing bangunan tersebut milik Masduki (55) dan Sati (70).

Kebakaran yang terjadi pukul 14.17 WIB itu kali pertama diketahui Indriyati (29) tetangga korban yang saat itu sedang duduk di teras rumah. Melihat kepulan asap keluar dari rumah Sati cukup banyak, dia pun penasaran untuk melihat lebih dekat. Betapa terkejutnya, setelah mendapati bagian dapur nenek Sati dilalap si jago merah.

Dia pun berteriak memberitahukan kepada warga bahwa ada kebakaran rumah yang menimpa rumah nenek Sati. Warga yang mendengar teriakan itu berdatangan untuk melakukan upaya pemadaman. Bangunan rumah seluas 6x9 meter yang semuanya terdiri atas papan kayu, membuat api bergerak cepat membakar diding dan seisi rumah.

Cuaca siang yang panas menyengat ikut mempengaruhi kobarakan api semakin membesar. Bahkan di jago merah terus merembet hingga ke bangunan rumah tetangga, milik Masduki yang sama-sama terbuat dari kayu. Dalam hitungan menit, api meluluh lantahkan kedua bangunan tersebut.

Upaya pemadaman yang dilakukan warga dengan memakai peralatan seadanya tak mampu menjinakan api. Amukan api baru bisa padam setelah satu mobil pemadaman kebakaran dan satu unit tangki suplai air tiba di lokasi.

Bersama aparat Polsek dan Koramil Kebonagung, petugas pemadam kebakaran langsung melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah lainnya. Meski api berhasil dijinakkan namun rumah dan barang-barang milik kedua keluarga tersebut tak dapat diselamatkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Agus Nugroho LP mengatakan, dari data di lokasi kejadian menyebutkan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari tungku di dapur nenek Suti yang lupa dimatikan. Dia memperkiraan kerugian akibat bencana tersebut sekitar Rp 75 juta, yakni kerugian pada rumah milik Masduki berukuran 9x10 meter sebesar Rp 50 juta dan bangunan rumah Suti berukuran 6x9 meter Rp 25 juta.


(Hasan Hamid/CN40/SM Network)