• KANAL BERITA

Dua Tim DKV FRSD ISI Surakarta Lolos ke Final LIDM 2019

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

SOLO, suaramerdeka.com - Dua tim dari prodi DKV FSRD ISI Surakarta berhasil lolos ke final Lomba Inovasi Digital Mahasiwa (LIDM) Kemendikbud Tahun 2019. Kegiatan ini digelar Ditjen Belmawa Kemendikbud di UNY Yogyakarta, Kamis-Sabtu (14-16/11).

Karya pertama yang berhasil lolos adalah "Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Interaktif Rantaya Seni Tari di ISI Surakarta", adalah kolaborasi antara media pembelajaran Tari Rantaya Surakarta dengan media Augmented Reality (AR). Rantaya dipilih dengan pertimbangan belum ada media pembelajaran yang menggunakan media teknologi, keterbatasan dosen pengampu, dan regenerasi penari Tari Rantaya yang cenderung melambat.

Tim yang dinamai Renstood ini terdiri dari Taufiqur Rahman (Ketua), Johan Patar Hutapea, Latifah Azmul Fauzi, dan Siti Cholifatur Rohmaniah (semua mahasiwa Desain Komunikasi Visual Angkatan 2017) dengan dosen pembimbing Rendya Adi Kurniawan, M.Sn.

Karya kedua yang lolos adalah Instagram (IG) Poster dengan judul "Mulutku Dibungkam" oleh tim Andromeda DKVengers yang terdiri dari Ade Pamungkas (Ketua), Hanifa Muthia Majida, dan Difa Dhiya Mufidah (semua mahasiwa Desain Komunikasi Visual Angkatan 2019) dengan dosen pembimbing Basnendar Herryprilosadoso, S,Sn., M.Ds.

Karya ini mengangkat tema kesetaraan gender, dimana perempuan di masyarakat masih terpinggirkan atau dipandang sebelah mata, baik dari aspek ekonomi, sosial dan kemasyarakatan.

Dua Karya tersebut sebelumnya menyisihkan ratusan tim lain dari seluruh Indonesia. Selain itu, kedua tim wakil dari ISI Surakarta ini sangat membanggakan dan mampu menjawab bahwa mahasiswa seni mampu bersaing dan berkompetisi dengan mahasiwa dari bidang ilmu lainnya. Institut Seni Indonesia Surakarta adalah satu-satunya perguruan tinggi seni yang masuk babak final di LIDM

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong Education 4.0, Sustainable Development Goals (SDGs), dan Penghormatan Gender dalam kehidupan perguruan tinggi di Indonesia khususnya di kalangan para mahasiswa dan dosen.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)