• KANAL BERITA

Perolehan PBB-P2 Demak Berhasil Lampaui Target

SERAHKAN PENGHARGAAN : Bupati Demak Muhammad Natsir menyerahkan penghargaan kepada perwakilan perusahaan yang taat pajak. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)
SERAHKAN PENGHARGAAN : Bupati Demak Muhammad Natsir menyerahkan penghargaan kepada perwakilan perusahaan yang taat pajak. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Perolehan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Demak berhasil melampaui target. Dari target Rp 65 miliar,
berhasil tercapai Rp 69,4 miliar atau 106,81 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Demak, Suhasbukit menyampaikan, keberhasilan tersebut selain karena meningkatnya kesadaran masyarakat juga didukung peran serta pemerintah kecamatan dan desa dalam menyukseskan program PBB.

Semua desa yang warganya berhasil lunas 100 persen, lanjut dia, dikarenakan adanya peran aktif pemerintah desa. "Di antara mereka ada yang menggelar kegiatan sehari lunas bayar PBB dengan aneka hiburan dan suguhan makanan. Ini kreativitas yang patut diapresiasi," katanya di sela Gebyar Hadiah bagi Wajib Pajak yang berlangsung di Pendapa Kabupaten Demak.

Suhasbukit menuturkan, sebanyak 156 desa dari 249 desa dan kelurahan di Kabupaten Demak tercatat membayar PBB-P2 tepat waktu. Dari 14 kecamatan, hanya 4 kecamatan yang telah lunas PBB 100 persen. Mereka adalah Kecamatan Kebonagung, Mijen, Gajah dan Karanganyar. Terhadap kecamatan yang berhasil lunas dengan urutan satu, dua dan tiga mendapat hadiah berupa satu unit sepeda motor.

Hadiah juga diberikan kepada kecamatan yang target dan perolehan PBB terbanyak, yakni Kecamatan Demak dan Wonosalam. Kecamatan Demak mampu merealisasi Rp 7,8 miliar atau 89,9 pesen, sedangkan Kecamatan Wonosalam Rp 8,6 miliar dengan capaian 88,2 persen.

Pemberian hadiah diserahkan Bupati Muhammad Natsir kepada para camat disaksikan Wakil Bupati Joko Sutanto, pimpinan Forkopimda dan OPD. Pada kesempatan tersebut, bupati juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang melunasi pajak tercepat dan terbanyak. Perusahaan tersebut adalah PT Glory Industrial Semarang, PT Nusantara Building Industries, PT Roda Pasifik Mandiri, PT Purinusa Ekapersada, dan PT Hartono Istana Teknologi.

Bupati mengatakan, pajak yang diperoleh dari PBB menjadi penopang bagi pembangunan daerah. Pada tahun ini, Pemkab Demak ditarget memperoleh pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 377 miliar, dan tahun depan ada peningkatan menjadi Rp 403 miliar. "Salah saatu penopang PAD berasal dari PBB-P2," terang bupati.


(Hasan Hamid/CN26/SM Network)