• KANAL BERITA

Pegadaian Kolaborasi dengan 41 Mitra Usaha di Jateng dan DIY

Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur
Foto suaramerdeka.com/Puthut Ami Luhur

SEMARANG, suaramerdeka.com - Setelah PT Pegadaian (Persero) berhasil menjalin sinergi dengan 144 perusahaan yang terdiri dari 60 BUMN, 4 BUMD, 56 Swasta, 9 Asosiasi, dan 15 Instansi. Kini Pegadaian berkesempatan menjalin sinergi dengan 27 perusahaan dan 13 instansi pendidikan yang tersebar di Jawa Tengah, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam pemanfaatan produk dan layanan Perseroan.

Direktur Utama Kuswiyoto mengatakan kerja sama ini merupakan pedoman dan langkah awal dalam meningkatkan sistem penjualan dan pemasaran dengan kompetensi, fasilitas serta pemberian jasa dengan prinsip saling menguntungkan. 

"Pegadaian yang sudah menginjak usia ke 118 tahun ini, telah berhasil melakukan kolaborasi dengan 184 perusahaan yang terdiri dari BUMN, BUMD, Swasta, Asosiasi, dan Instansi di Indonesia. Adanya penandatanganan kerja sama ini dapat mengoptimalkan distribusi bagi semua pihak, sehingga dapat saling menguntungkan satu sama lain," kata Kuswiyoto di Pesonna Hotel, 
Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/11) malam.

Kuswiyoto menjelaskan pada kerja sama ini, prodak syariah yang dimiliki Pegadaian akan ditawarkan, yaitu Arrum, Amanah, Rahn, dan Mulia. 

Tercatat Hingga Juli 2019 Arrum realisasi Rp1.418 miliar dari target Rp1.067 miliar, Amanah realisasi Rp2.217 miliar dari target Rp1.943 miliar. Mulia realisasi Rp347 miliar dari target Rp509 miliar, dan Rahn realisasi Rp4.588 miliar dari target Rp4.503 miliar.

"Penandatanganan kerja sama juga ini dilakukan untuk menciptakan bisnis yang saling menguntungkan antar perusahaan, serta meningkatkan bidang pendidikan, penelitian dan inklusi keuangan," tambahnya.

Pemanfaatan dari kerja sama tersebut juga meliputi sumber daya, produk, layanan, dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan. Sehingga sumber daya yang dimiliki Pegadaian dapat dioptimalkan oleh semua pihak dan mewujudkan One Family, One Nation, and One Vision to Excellence.

" Penandatanganan kerja sama tersebut juga bertujuan untuk memanfaatkan kemampuan masing- masing pihak dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis usaha, sesuai bidang masing-masing BUMN tersebut," tuturnya.

Tercatat Pegadaian memiliki 12.543 karyawan tetap dengan 15.655 karyawan outsourcing. Nasabah juga terhitung dari 12,6 juta jiwa. Sedangkan, Outstanding Loan tercatat menunjukkan peningkatan sebesar 17 persen, total aset sebesar 14 persen dan laba bersih sebesar 19 persen. 

Aset Pegadaian tercatat mencapai Rp 59 triliun, pendapatan usaha mencapai Rp 9,8 triliun dan laba bersih Rp 2,35 triliun. Bisnis Pegadaian yang direpresentasikan dari penyaluran uang pinjaman tumbuh 17,72 persen dibandingkan periode sebelumnya (YoY), angka tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan industri pembiayaan pada periode yang sama, tumbuh sebesar 3,53 persen dari Rp 435,72 triliun menjadi Rp 451,11 triliun.
 


(Puthut Ami Luhur/CN19/SM Network)