• KANAL BERITA

Alumni SMP Negeri 19 Semarang Berbagi dalam Kelas Inspirasi

Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Guna memberikan insipirasi dan memberi gambaran ke depan kepada peserta anak didik yang akan segera menyelesaikan studi di pendidikan menengah pertama, SMP Negeri 19 Semarang mengadakan Kelas Inspirasi yang diikuti oleh siswa kelas IX (kelas 3). Untuk kali pertama ini sekolah menengah yang terletak di kawasan Manyaran Kota Semarang, menghadirkan jurnalis suaramerdeka.com Puthut Ami Luhur M IKom, pada Jumat (8/11) lalu.

Puthut yang juga merupakan alumni SMP Negeri 19 lulusan tahun 1995 tersebut, mengisi sesi Kelas Inspirasi selama lebih kurang satu jam. Sesi Kelas Inspirasi di kelas 9A itu, tidak terlalu formal. Selain menjelaskan kepada siswa, narasumber juga bertanya kepada siswa, akan melanjutkan ke sekolah umum atau kejuruan setelah lulus dari bangku sekolah menengah pertama.

Sebagian besar akan meneruskan ke jenjang sekolah kejuruan (vokasi), dengan alasan segera ingin bekerja. Sisanya ingin melanjutkan ke sekolah umum karena ingin melanjutkan studi ke universitas tetapi hampir semua siswa belum mempunyai gambaran, akan mengerjakan apa setelah lulus dari sekolah kejuruan atau kuliah di mana setelah lulus dari sekolah umum.

“Saya menyarankan kepada adik-adik agar segera menentukan, keinginan atau cita-cita setelah lulus sekolah kejuruan atau lulus dari universitas nanti. Jangan sampai merasa terlambat mengambil keputusan,” kata Puthut di depan puluhan siswa SMP Negeri 19 Semarang.

Semua Transaksi Menjadi Mudah Dengan Berbelanja Online di Sini

Ia mengaku, baru memutuskan ingin berprofesi seperti yang kini sedang ditekuninya sebelum lulus dari program diploma di Universitas Diponegoro. Saat itu, sedang menjalani kuliah magang di PT Kereta Api Indonesia dan melihat kerja jurnalis yang menyenangkan serta bisa mendapatkan akses informasi yang seluas-luasnya di mana menurut futurolog Alvin Toffler ‘Siapa yang menguasai informasi maka dia lah yang akan menguasai dunia.’

“Saya juga terinsipirasi oleh kata-kata Alvin Toffler, satu cara menguasai informasi adalah dengan menjadi jurnalis,” tambahnya.

Selain akses informasi yang luas, ketika menjadi seorang jurnalis. Ia juga mengaku, banyak tokoh-tokoh yang dikenal dan pernah diwawancarainya. Tetapi tidak ada pekerjaan atau satu pun profesi yang mempunyai resiko, ancaman keamanan diri ketika meliput berita konflik atau berita yang sensitif meski sekarang relatif dilindungi oleh organisasi wartawan dan amanat undang undang melindungi ketika seorang jurnalis sedang melaksanakan tugasnya.

Menutup sesi, ia berpesan kepada seluruh siswa kelas 9A SMP Negeri 19 Semarang untuk menekuni jika mempunyai kegemaran tertentu. Jika kegemaran ditekuni, kemungkinan membuka peluang di masa akan mendatang lebih baik dan bisa menentukan arah kehidupan yang akan dipilih.

Wali Kelas 9A SMP Negeri 19 Semarang Nanik Waryanti S Pd menyatakan, semua hal yang diinginkan harus diusahakan. Tetapi sambungnya, jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar keinginan tersebut dikabulkan.

“Begitu sudah mendapatkan kepercayaan dengan dikabulkan keinginannya, jangan sampai mengabaikannya. Seperti saya dapat pesanan 1000 untuk catering ya harus dikerjakan dan diselesaikan, meski tidak ada yang membantu,” tambahnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 19 Semarang Drs Catonggo Sulistiyono S Kom, menyambut baik kegiatan ini dan bisa terus dilanjutkan. Ia berharap, anak-anak didiknya dapat terinspirasi dengan alumni-alumni SMP Negeri 19 Semarang yang telah sukses berkarya dan tidak lupa banyak mengucapkan terimakasih kepada alumni yang telah mau berpartisipasi meluangkan waktunya berbagi dengan almamaternya.


(Puthut Ami Luhur/CN39/SM Network)