• KANAL BERITA

Bocah TK Itu Ingin Terbangkan Heli

MELIHAT HELIKOPTER : Murid Taman Kanak-kanak (TK) Nasima Semarang melihat Helikopter canggih Apache M35 di hanggar Skadron 31 Serbu Penerbad Ahmad Yani Semarang dalam program Eksplorasi Lingkungan, kemarin. (Foto suaramerdeka.com/Agus Fathuddin Yusuf)
MELIHAT HELIKOPTER : Murid Taman Kanak-kanak (TK) Nasima Semarang melihat Helikopter canggih Apache M35 di hanggar Skadron 31 Serbu Penerbad Ahmad Yani Semarang dalam program Eksplorasi Lingkungan, kemarin. (Foto suaramerdeka.com/Agus Fathuddin Yusuf)

‘’ANAK-anak, kalau kalian besar mau jadi apa?,’’ tanya Siti Maemunah SPd.AUD. ‘’Saya ingin jadi pilot, saya ingin terbangkan helikopter,’’ kata Alehando, murid Taman Kanak-kanak (TK) Nasima Semarang itu dengan ceria. ‘’Saya juga ingin terbangkan pesawat,’’ timpal Yumna.

Pagi itu 45 murid TK Nasima Semarang dipimpin Bu May, panggilan Siti Maemunah mengikuti Program Eksplorasi Lingkungan. Wajah-wajah bocah belia itu tampak sumringah ketika diajak melihat dari dekat berbagai jenis pesawat dan helikopter serta peralatan militer di hanggar Skadron 31 Serbu Penerbad Ahmad Yani Semarang.

Lettu Budi dan Pratu Kurniawan yang berseragam doreng tentara menyambut anak-anak dengan ramah. Mereka kemudian bernyanyi sambil bertepuk tangan,
“ Pak Tentara.....Bu Tentara ......selamat pagi..... Pak Tentara.....Bu Tentara......selamat jumpa.....kami anak-anak sayang kepadamu.....Pak Tentara dan Bu Tentara Indonesia......”. 

Anak-anak terlihat sangat antusias dan semangat saat bertemu dua orang tentara yang menyambut kedatangan mereka.

Pratu Kurniawan kemudian membawa anak-anak melihat helikopter dari jarak yang sangat dekat dan menjelaskan bagian-bagian dari pesawat itu. Ketika Kurniawan melemparkan pertanyaan, dengan tangkas mereka menjawab. Yumna dari TK A1 Nasima menjawab pertanyaan tentang jumlah baling-baling helikopter. 

Alehando bertanya, ‘’Dimana tempat pelurunya? “.  Kurniawan langsung menjawab sambil menunjukkan tempat pelurunya yang ada di samping badan helikopter, namun saat itu alatnya tidak dipasang.
Setelah itu anak-anak diajak berfoto bersama prajurit Penerbad itu dan naik kedalam badan helikopter sambil melihat ruangan dan alat-alat yang ada di dalamnya. 

Menonton Film

Sebelum mereka kelelahan,  mereka kemudian beristirahat sambil menikmati makanan bekal yang dibawa dari rumah masing-masing. Tak lupa mengucapkan doa sebelum makan yang sudah fasih dilafalkan anak-anak TK Nasima sebagai cerminan akhlakul karimah. 

Saat beristirahat di dalam hanggar, anak-anak duduk santai sambil menonton film yang diputarkan Kurniawan tentang tentara yang sedang latihan perang dan naik helikopter.  

Kegiatan berlanjut dengan melipat kertas menjadi pesawat yang dipandu ibu-ibu guru dan dibantu beberapa tentara. Dengan sabar sehingga anak-anak menyelesaikan perjakannya. 

Semua bersiap-siap untuk menerbangkan pesawat masing-masing, dan aba-aba hitungan jadi patokannya.....1....2...3....yeeey...anak-anak bersorak dengan semangat sambil menerbangkan pesawat dengan sekuat tenaga. Tak hanya sekali namun mereka berkali-kali menerbangkan pesawatnya hingga waktu tak terasa sudah selesai
Tiba saatnya anak-anak pamit untuk pulang karena hari sudah siang. Tak lupa mereka mengucapkan terima kasih dan berpamitan kepada prajurit Penerbad itu. 


(Agus Fathuddin/CN19/SM Network)