• KANAL BERITA

Peringati Seratus Hari, Lomba Cipta Puisi Bertemakan KH Maimun Zubaer

SERAHKAN HADIAH : Guru Bahasa Indonesia Masrasah Muálimin Muálimat Rembang (M3R) menyerahkan buku puisi karya Chairil kepada pemenang lomba cipta puisi bertemakan KH Maimun Zubaer. (SM/Ilyas al-Musthofa)
SERAHKAN HADIAH : Guru Bahasa Indonesia Masrasah Muálimin Muálimat Rembang (M3R) menyerahkan buku puisi karya Chairil kepada pemenang lomba cipta puisi bertemakan KH Maimun Zubaer. (SM/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com - Lomba cipta puisi digelar oleh Madrasah Aliyah (MA) Muálimin Muálimat Rembang (M3R) bertemakan KH Maimun Zubaer. Lomba yang diikuti oleh puluhan siswa tersebut sebagai bagian dari mengenang hari ke seratus wafatnya KH Maimun Zubaer.

Lomba puisi digelar juga sebagai upaya menguji siswa M3R apakah mengenal sosok KH Maimun Zubaer atau tidak. Pasalnya, sudah seharusnya pelajar M3R yang sebagian besar merupakan santri harus mengenal ulama kharismatik yang menjadi tauladan masyarakat luas.

Guru Bahasa Indonesia, Nasihah mengatakan, KH Maimun merupakan sosok yang sangat inspiratif. Petuah-petuah pengasuh Ponpes Al-Anwar Sarang tersebut banyak menjadi penyemangat umat, termasuk generasi muda.

Kita semua tahu, KH Maimun Zubaer adalah tokoh nasional yang juga memiliki reputasi internasional. Kalau pelajar dari Rembang sampai tidak mengenal beliau, ini kan ironi. Pemenang lomba kaki berikan apresiasi berupa peralatan sekolah dan karya sastra karangan Chairil Anwar,” terang Nasihah.

Dari perlombaan tersebut, terkumpul puluhan karya puisi bertemakan KH Maimun Zubaer. Dari hasil penilaian, akhirnya sebagai yang terbaik adalah puisi karya siswa Kelas XI, Himmatul Aliyah, dengan judul ”Selamat Jalan Sang Kyai”.

“Ya Syaikhona, engkaulah pelita bagi jiwa, para pemuda. Panutan bagi seluruh insan semesta. Namamu harum dan tersebar ke seluruh penjuru dunia,” begitu bunyi penggalan puisi karya Aliyah.


(Ilyas al-Musthofa/CN34/SM Network)