• KANAL BERITA

Akper Kesdam IV Diponegoro Berproses Jadi Stikes di 2020

Wakakesdam IV/Diponegoro Diponegoro, Letkol Ckm dokter Adry Pasmawi SpB (kanan) memberikan potongan tumpeng kepada Direktur Akper Kesdam IV Diponegoro, Letkol Ckm (K) Indah Setyawati SKM MM dalam acara syukuran dies natalis Akper Kesdam IV Diponegoro di kampus setempat, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)
Wakakesdam IV/Diponegoro Diponegoro, Letkol Ckm dokter Adry Pasmawi SpB (kanan) memberikan potongan tumpeng kepada Direktur Akper Kesdam IV Diponegoro, Letkol Ckm (K) Indah Setyawati SKM MM dalam acara syukuran dies natalis Akper Kesdam IV Diponegoro di kampus setempat, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Berdiri sejak 1995 dan baru saja merayakan dies natalis ke-24, Akademi Keperawatan (Akper) Kesdam IV Diponegoro menargetkan untuk beralih status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) pada 2020 mendatang.

Direktur Akper Kesdam IV Diponegoro, Letkol Ckm (K) Indah Setyawati SKM MM mengatakan, upaya ini hasil konsolidasi pihaknya dengan Kesdam IV Diponegoro tahun ini. Sebab sudah 24 tahun, institusi yang saat ini dipimpinnya hanya memiliki satu program studi yakni prodi keperawatan saja.

''Dalam Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 kami merefleksi diri, terkait apa yang harus kami lakukan ke depan. Setelah berkonsolidasi saat ini kami sedang proses berubah menjadi Stikes. Rencananya akan ada jurusam S1 Fisioterapi jika proses ini sukses di 2020,'' kata Indah.

Proses untuk mendapatkan surat keputusan dari Kemenristek Dikti terkait perubahan status institusinya, dikatakan Indah, membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Dia berharap di awal 2020, surat keputusan itu sudah turun untuk operasional Stikes ke depan.

''Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Setelah itu saya memiliki jangka menengah di 2020 kami mulai menyiapkan lahan kampus baru. Hal ini sudah kami anggarkan terkait pembelian lahannya. Proses pembuatan master plan gedung juga sudah kami lakukan. Semoga di 2021 pembangunan gedung tiga lantai bisa dimulai dengan perkiraan waktu pembangunan tiga tahun,'' lanjut Indah.

Kebutuhan lahan untuk kampus baru itu yakni 5.000 meter persegi. Sejauh ini pihaknya sudah beberapa kali melihat beberapa lahan tapi konstruksi tanah yang dicari belum pas.

''Terkait lahan kami terus mencari. Yang pasti jika gedung sudah jadi, kami akan tambah satu lagi jurusan yakni S1 Keperawatan dan profesinya. Lima tahun setelah itu, kami berencana membuka lahan lagi. Revolusi ini kami lakukan demi kemajuan Akper Kesdam IV Diponegoro,'' jelasnya.

Saat ini Akper Kesdam IV Diponegoro memiliki 300-an mahasiswa dari tingkat I sampai tingkat III di kampus Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 4 Kota Semarang. Tahun ini, mereka menerima 110 mahasiswa baru yang belajar di tingkat I.

Para mahasiswa ini juga turut aktif dalam acara jalan sehat memperingati HUT ke-24. Mahasiswa berpretasi yakni Yanwar Lesmana dan Rikma  yang meraih medali perunggu dalam Pekan Olahraga Mahasiswa tingkat provinsi beberapa waktu lalu juga mendapatkan penghargaan dalam kegiatan itu.

''Tahun depan, untuk Jurusan S1 Fisioterapi kami buka asrama untuk para mahasiswa baru. Kami meyakini proses perubahan bentuk menjadi Stikes ini tidak akan sulit karena saya senangn dengan regulasi pemerintah. Untuk masa tenggang secara administrasi jika semua sudah dipenuhi, SK sudah turun dari Kemenristek Dikti hanya cukup 15 hari saja,'' lanjut Indah.


(M Alfi Makhsun/CN40/SM Network)