• KANAL BERITA

Perlu Kemasan Beda dalam Menggarap Wisata Jejak Bung Karno

foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi
foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi

BANDUNG, suaramerdeka.com - Menghadirkan nilai kesejarahan Bung Karno dalam menu rangkaian aktivitas wisata di Kota Bandung cukup terbuka untuk disajikan. Jejak, informasi, dan peninggalannya bisa menjadi daya tarik terutama dalam mengemasnya.

"Bagaimana mempopulerkannya, bukan dengan cara membosankan," kata penggiat Komunitas Aleut, Alex pada Diskusi Peringatan Pertemuan Bung Karno-Marhaen yang diselenggarakan Pemerhati Bandung Bersejarah (PeBeBe) di Gedung Indonesia Menggugat Bandung, Sabtu (9/11).

Dengan cara yang tepat, dia optimis tawaran tersebut bisa disambut kaum millenial. Karena dengan pendekatan berbeda akan memantik keingintahuan mereka. Istilahnya, mengedukasinya secara populer. Komunitas Aleut sendiri kerap melakukan napak tilas termasuk sekitar kiprah sang proklamator di Paris van Java.

Mereka mendatangi lokasi-lokasi yang mempunyai banyak makna. Langkah ini diharapkan bisa pula membuka nilai-nilai yang ingin disampaikan mengingat Bung Karno kaya akan pemikiran-pemikiran besar.

"Dengan kunjungan ke lokasi akan memberikan informasi tentang tempat tersebut, membuka wawasan masyarakat pula akan kotanya. Dengan mengenal dulu, dari situ bakal membuka pula jendela wawasan, memahami sosok Bung Karno berikut pandangannya dan sosok sekitarnya," jelasnya.

Sebelumnya, penggiat PeBeBe, Jacobus Kamarlo Mayong Padang menilai wisata Kota Bandung perlu diramaikan dengan wisata sejarah mengenai Bung Karno. Dalam pandangannya, kiprah sang proklamator cenderung kurang bergaung sekalipun banyak jejak yang ditinggalkannya.

Dia mengaku "iri" dengan situasi yang diterima tokoh besar dunia lainnya. "Karena kalau melihat peninggalan Gandhi di Mumbay, India itu lengkap sekali. Masyarakatnya pun mengenal dengan baik. Demikian pula peninggalannya. Ke Turki, semuanya tahu di mana tempat Kemal Attaturk. Tapi tidak dengan Bung Karno, padahal ini tokoh besar," jelasnya.

Mantan anggota DPR itu mempunyai keinginan wisata tentang Bung Karno itu jadi pilihan utama para pelancong yang berkunjung ke Bandung. "Kita ingin mengangkat sajian sejarah ini, kalau sekarang kan, kalau ke Bandung, kalau tidak Cihampelas ya Cibaduyut," jelas politisi PDI Perjuangan itu.


(Setiady Dwi/CN40/SM Network)