• KANAL BERITA

Pemilik Warung Ditemukan Tewas Terluka

MENGANGKAT JENAZAH : Polisi mengangkat jenazah pemilik warung yang ditemukan tewas.
MENGANGKAT JENAZAH : Polisi mengangkat jenazah pemilik warung yang ditemukan tewas.

PEMALANG, suaramerdeka.com - Pemilik warung di Jl Lingkar Utara Pantura Pemalang, Tumarmi (45) warga Desa Brengong, Kabupaten Purworejo ditemukan tewas dengan beberapa luka di tubuhnya di warungnya sendiri. Korban pertama kali ditemukan oleh pedagang sayur langganannya, Heri Sisworo warga Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, Kamis pukul 11.30 saat hendak mengantar pesanan sayur.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan saat korban ditemukan kondisinya dalam keadaan telanjang, tengkurap dan sudah dikerubuti semut. Heri sendiri saat itu awalnya hanya memanggil-manggil korban namun tidak ada jawaban.

Kemudian lantaran pintu warung terbuka, dia kemudian masuk ke warung dan menjumpai keadaan tersebut. Heri kemudian bergegas keluar dan menyampaikan penemuan ke sesama warga di dekat warung, Yati (40) warga Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap. Keduanya kemudian melongok ke dalam warung untuk memastikan sekali lagi.

Selanjutnya keduanya melaporkan peristiwa ini ke Kepala Desa Wanarejan Utara, Mahmud lalu diteruskan ke Polsek Taman. Polisi bersama tim inafis dan Puskesmas Taman kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah kejadian.

Dalam pemeriksaan tim medis pada tubuh korban diketahui ada luka tusuk antara lain di leher, telinga dan pantat. Saat proses tersebut banyak warga yang melintas di Jl Lingkar Utara Pemalang berhenti untuk mencari tahu. Akibatnya warung yang biasanya hanya temoat mampir sopir truk antar kota itu mendadak ramai warga dan sepeda motor.

Sementara itu warga di lokasi kejadian, Sukarno mengatakan tidak mengetahui bagaimana kejadiannya sebab saat ia datang ke lokasi sudah banyak polisi, selain itu warung yang menjual makanan dan minuman tersebut sudah dipasang garis polisi.

Secara terpisah Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi, saat dihubungi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. "Sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan,"kata Kasat saat ditanya wartawan.


(Ali Basarah/CN34/SM Network)