• KANAL BERITA

Bupati Batang Lantik 163 Kades Terpilih

Bupati Batang Wihaji saat menyematkan tanda jabatan kepada Fachrurozi, sebagai Kepala Desa Pujud terpilih, Kecamatan Tersono, di pendopo Kantor Bupati setempat. (Foto suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Bupati Batang Wihaji saat menyematkan tanda jabatan kepada Fachrurozi, sebagai Kepala Desa Pujud terpilih, Kecamatan Tersono, di pendopo Kantor Bupati setempat. (Foto suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Bupati Batang Wihaji melantik dan mengambil sumpah kepada 163 Kepala Desa terpilih di Pendopo Kantor Bupati setempat, Jum’at (8/11).

Mereka adalah Kepala Desa (Kades) dari 205 Kades terpilih di 15 Kecamatan yang melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 29 September 2019 yang lalu.

Sejumlah 163 kades terpilih dilantik dan diambil sumpah pada tahap I. Adapun sisanya 42 kades terpilih akan dilantik pada tahap II yang akan dilaksanakan tanggal 27 Desember 2019.

Acara pelantikan dihadiri Ketua DPRD Maulana Yusup, Wakil Bupati Batang Suyono, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf. Raji, para Kepala OPD dan undangan lainnya.

Bupati Wihaji dalam sambutannya mengatakan, Kades yang dilantik bisa segera bekerja sesuai dengan program kerja yang telah disusun, juga lebih berfikir inovatif dalam mengangkat potensi desa setempat.

“Sesuai peraturan, Kepala Desa akan menjabat hingga enam tahun mendatang, untuk itu segera lakukan tugas sesuai programnya masing-masing. Saya juga minta lebih inovatif, dan angkat potensi desa," ujar Wihaji.

Wihaji juga meminta para Kades terpilih harus bijak dalam mengelola dana desa sehingga alokasi dana desa yang diterima memiliki manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dana desa yang diterima harus dimanfaatkan secara baik untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Bupati.

Satu di antara Kades terpilih yang dilantik, Drs.Fachrurozi dari Desa Pujud, Kecamatan Tersono kepada wartawan usai dilantik mengatakan, program utama yang akan dilaksanakan ialah mengentaskan kemiskinan di desanya dengan menggerakkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) potensi desa.

“Kalau saya yang jelas akan menuntaskan kemiskinan dengan menggali potensi desa dan menggerakkan UMKM untuk mengangkat ekonomi warga, kemudian baru program fisik," ujarnya.

Ia juga menegaskan akan mengelola dana desa sesuai arahan Bupati serta akan melibatkan masyarakat dalam mengelola dana desa.

“Terkait penggunaan dana desa memang seharusnya sesuai dengan arahan Bupati karena sudah ada desknya. Saya juga akan melibatkan masyarakat dan diperuntukkan sesuai musyawarah, karena dana desa adalah hak warga," pungkasnya.

Fachrurozi adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif dan menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Otonomi Daerah di Bagian Pemerintah Setda Kabupaten Batang. Ia mengajukan ijin cuti karena terpilih sebagai Kepala Desa. 

 


(Kasirin Umar/CN19/SM Network)