• KANAL BERITA

Dukungan Calon Independen Tersebar di Sembilan Kecamatan

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SLEMAN, suaramerdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman  menetapkan syarat minimal dukungan bagi calon perorangan yang akan maju dalam Pilkada 2020 sejumlah 58.096.

Persyaratan ini sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomer 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. "Mengacu aturan itu, jumlah dukungan minimal adalah 7,5 persen dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pemilu tahun 2019 yakni 774.609 jiwa. Sehingga, bakal pasangan calon perorangan butuh 58.096 dukungan," terang Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi, Rabu (30/10).

Dukungan itu juga harus tersebar minimal pada sembilan kecamatan. Ketentuan syarat ini disebutkan pula di dalam PKPU bahwa sebaran dukungan harus lebih dari separuh jumlah kecamatan, dimana Kabupaten Sleman keseluruhan memiliki 17 kecamatan.

Adapun tahapan pencalonan secara independen, bakal pasangan calon diharuskan menyerahkan syarat dukungan selama kurun 11 Desember 2019 sampai dengan 5 Maret 2020. Dokumen yang dikumpulkan adalah surat pernyataan dukungan sesuai dengan formulir model B.1-KWK perorangan, dan salinan KTP elektronik. "Selain model B.1-KWK perorangan, maka tidak akan dihitung sebagai dukungan," ujarnya.

Di dalam formulir itu diterangkan informasi pekerjaan. Hal ini, kata Trapsi, untuk memudahkan proses administrasi lantaran terdapat beberapa profesi yang dilarang memberikan dukungan kepada pasangan calon perorangan. Di antaranya anggota TNI, polisi, PNS, KPU, PPK, PPS, KPPS, Bawaslu, Panwas, serta pegawai sekretariat penyelenggara pemilihan dan pengawas pemilihan. Selain itu, kepala desa dan perangkatnya juga dilarang memberikan dukungan.

Setelah penyerahan dokumen syarat dukungan, KPU akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual. Selanjutnya, hasil verifikasi diumumkan pada 12-13 April 2020. "Jika tidak memenuhi syarat dukungan, bakal calon diberi kesempatan melakukan perbaikan pada tanggal 27-29 April 2020. Setelah itu, pendaftaran dijadwalkan tanggal 16-18 Juni 2020," papar Trapsi.


(Amelia Hapsari/CN26/SM Network)