• KANAL BERITA

Ekspresi Karya Rupa Penyandang Disabilitas

Pameran Seni Rupa Bebas Batas 2019

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SOLO, suaramerdeka.com - Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kembali Pameran Seni Rupa Festival Bebas Batas kedua dalam rangka Ekspresi Karya Seni Rupa Penyandang Disabilitas 2019 di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Kegiatan ini memberikan ruang kepada para perupa disabilitas untuk menyajikan karya-karya seni yang dibingkai dalam kegiatan pameran, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat khususnya masyarakat kota Surakarta untuk dapat mengapresiasi karya-kaya seni para perupa disabilitas. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan pemahaman agar masyarakat lebih terbuka.

Bahwa keterbatasan bukan hal yang mesti dihadapi dengan rasa iba atau memelas. Melainkan, melalui kegiatan ini para perupa disabilitas mampu menunjukkan karya-karya seni yang telah melampaui aspek formalistik yang mampu merengkuh imajinasi dan rasa, serta tidak terkurung dengan ketakutan atas tanggapan kritik dari para apresiator.

Karya-karya seni para perupa disabilitas akan disatukan dalam sebuah pameran. Kegiatan ini akan menghadirkan karya dan untuk mengintervensi kesadaran publik dan untuk meruntuhkan batas yang dibuat antara yang dianggap normal dan tidak, antara non-disable dan disable.

Festival Bebas Batas 2019 diikuti oleh para perupa disabilitas sebanyak 28 orang dari berbagai daerah di Indonesia dengan memamerkan sebanyak 40 karya seni dan dikemas dalam beberapa rangkaian kegiatan.

1. Workshop di 4 Rumah Sakit Jiwa

RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, RSJ Menur Surabaya, RS Ernaldi Bahar Palembang, RS Dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Telah dilaksanakan pada bulan Juni – September 2019.

2. Pameran Pendamping

Pameran hasil workshop di 4 Rumah Sakit Jiwa dan karya pilihan dari RSJD Surakarta dengan mengusung tema “Merupa Ingatan” yang dikurasi oleh tim kurator. Karya yang dipamerkan sebanyak 61 karya, pameran ini akan dilaksanakan pada tanggal  21-23 Oktober 2019 di Mall Solo Square.

3. Pameran Utama

Pameran dari hasil Open Call, dimana para pesertanya adalah para penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta pameran yang telah lolos seleksi adalah sebanyak 28 peserta dan karya yang dipamerkan sebanyak 40 karya. Pameran utama ini mengusung tema “Meneroka Batas” dan akan dilaksanakan pada tanggal 10-15 November 2019 di Pendopo ISI Surakarta.

4. Workshop : Lukis, Batik dan Gerabah

Merupakan rangkaian dari Pameran Utama Festival Bebas Batas 2019. Peserta pada Workshop ini adalah para peserta pada pameran utama. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 11 November 2019 di Pendopo ISI Surakarta.

5. Diskusi : Seni untuk Disabilitas

Masih menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Festival Bebas Batas 2019.  Diskusi ini terbuka untuk umum dengan tema “Seni untuk Disabilitas”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 11 November 2019 di Teater Kecil ISI Surakarta.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)