• KANAL BERITA

Puluhan Warisan Budaya Lolos Verifikasi

Dindikbud Pemalang menggelar seminar penulisan sejarah lokal di Hotel Winner. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
Dindikbud Pemalang menggelar seminar penulisan sejarah lokal di Hotel Winner. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menyebut 78 dari 93 warisan budaya di Kabupaten Pemalang baik berupa bangunan mau pun tradisi, dinyatakan lolos verifikasi. Pemkab terus mendorong semua warisan budaya lolos verifikasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dindikbud, Supa'at, melalui Kabid Kebudayaan, Basuki mengatakan, di Kabupaten Pemalang sebenarnya terdapat 93 warisan budaya. Namun terdapat sejumlah kendala untuk meloloskan semua warisan budaya itu.

"Ada kendala dalam meloloskan verifikasi warisan budaya yaitu kesulitan mendeskripsikan sejarah warisan budaya," kata Basuki, saat membuka seminar penulisan sejarah lokal di Hotel Winner, Selasa (22/10).

Basuki menambahkan, penulisan sejarah warisan budaya lokal dapat dilakukan dengan mengambil objek warisan budaya daerah tertentu disertai dengan sumber lisan dan tulisan untuk interpretasi. "Namun untuk Pemalang sumber lisan atau tertulis suatu objek warisan budaya masih terbatas," terangnya.

Sementara itu materi sejarah lokal mempunyai peran besar dalam menghadirkan informasi peristiwa kesejarahan di lungkungan masyarakat. Sifat sejarah lokal yang elastis mampu menghadirkan fenomena antara lain latar belakang keluarga, sosial, peran pahlawan lokal, kebudayaan, asal usul suatu etnis dan peristiwa-peristiwa.

Seminar penulisan sejarah lokal untuk mewujudkan amanah Permendikbud 76/2015 untuk membumikan penulisan sejarah lokal dalam rangka menciptakan manusia berkepribadian dan berjati diri.

Dindikbud menghadirkan nara sumber antara lain Ufi Saraswati, dosen Sejarah Unnes Semarang, Indra Fibiona, Pengelola Data Nilai Budaya, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Yogyakarta, dan Magdalena, dari Bappeda Pemalang.


(Ali Basarah/CN40/SM Network)