• KANAL BERITA

Pemkot Siapkan Bantuan Air Bersih Hingga November

Kekeringan di Randuacir dan Kumpulrejo

BANTU AIR BERSIH : Ketua DPC Ika Undip Salatiga Fakruroji bersama para pengurus berfoto saat memberikan bantuan air bersih  untuk warga di  Dusun  Ploso Kelurahan  Randuacir, Salatiga, Senin (21/10). (suaramerdeka.com/Moch Kundori)
BANTU AIR BERSIH : Ketua DPC Ika Undip Salatiga Fakruroji bersama para pengurus berfoto saat memberikan bantuan air bersih untuk warga di Dusun Ploso Kelurahan Randuacir, Salatiga, Senin (21/10). (suaramerdeka.com/Moch Kundori)

ARGOMULYO suaramerdeka.com - Kepala Satpol PP Salatiga Yayat Nurhayat, mengatakan, Pemkot akan memberikan bantuan rutin kepada warga Salatiga yang terdampak kekeringan hingga November ini. Meski tanda-tanda hujan mulai turun, tetapi diperkirakan belum bisa menghidupkan sumber air di sumur-sumur warga.

"Kami sudah menjadwalkan bantuan air bersih kepada warga hingga November. Bantuan dilakukan setiap hari pagi dan sore di lokasi yang bergantian," katanya di sela-sela mendampingi bantuan air bersih dari DPC Ikatan Alumni Undip (Ika Undip) Salatiga di Dusun Ploso Kelurahan  Randuacir Argomulyo Salatiga, Senin (21/10).

Ditambahkan dia,  bantuan air diutamakan ke titik yang paling kekurangan. Pemkot akan selalu membatu pengiriman air melalui Satpol PP.

"Kami akan memantau terus kebutuhan air dan berkoordinasi dengan donatur masyarakat yang lain. Jika ada daerah kekurangan, kami siap membantu. Kami perkirakan hingga November, bantuan kan terus kami berikan," katanya.

Menurut Yayat, dari hasil survei tim Satpol PP, saat ini daerah yang paling memerlukan air bersih adalah Kelurahan  Randuacir dan Kumpulrejo.

Ika Undip Bantu Air

Sementara itu Ketua DPC Ika Undip Salatiga Fakruroji mengatakan,  kekeringan yang melanda beberapa tempat di Kota Salatiga telah menjadi keprihatinan banyak pihak. Tak terkecuali Ika Undip. Karenanya, parang pengurus Ika Undip menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Ploso RT 02 dan RT 03, RW 06 Kelurahan  Randuacir, Salatiga, Senin (21/10).

"Setelah berkoordinasi dengan kelurahan, Satpol PP, PDAM dan juga PMI, kami mendapatkan informasi bahwa hari ini ada beberapa tempat penampungan air yang mulai kosong di wilayah Randuacir, khususnya Ploso. Karenanya kami menyalurkan bantuan air bersih di tempat ini," kata Sekda Salatiga ini.

Fakruroji menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan sebanyak sepuluh tanki di mana tiap tanki sebanyak 5.000 liter air. Namun yang disalurkan pada hari kemarin  baru dua tanki dulu, setelah ada yang mulai kosong lagi akan kami salurkan lagi untuk wilayah kelurahan Randuacir.

Seorang ibu warga  Ploso RT 02 RW 06 Randuacir,  Rusli (59)  mengatakan,  bahwa wilayah Ploso sudah mengalami kekeringan sejak tujuh bulan yang lalu. Namun berkat bantuan dari berbagai pihak, warga tetap bisa mendapatkan air bersih.

"Jika air di penampungan mulai habis, kami lapor ke Ketua RT yang diteruskan ke Kelurahan dan bantuan datang," ucapnya.


(Moch Kundori/CN39/SM Network)