• KANAL BERITA

Miliki Kekayaan Budaya yang Melimpah

Tim Juri Lurah Hebat di Kecamatan Mijen

Tim juri berfoto bersama Camat Mijen dan para lurah seusai mengadakan pertemuan di Kantor Kecamatan Mijen. (suaramerdeka.com/Moh Khabib Zamzami)
Tim juri berfoto bersama Camat Mijen dan para lurah seusai mengadakan pertemuan di Kantor Kecamatan Mijen. (suaramerdeka.com/Moh Khabib Zamzami)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim juri Kompetisi Prestasi Lurah Hebat berkunjung ke Kantor Kecamatan Mijen. Mereka langsung mengadakan pertemuan dengan para lurah di wilayah Kecamatan Mijen.

Camat Mijen, Yenuarso menyampaikan, kecamatan di wilayahnya memiliki kekayaan alam dan budaya yang melimpah. Kirab budaya, wayang, nyadran, seni karawitan, dan barikan (berbagi makanan di jalanan) masih bersemi di tempat mereka.

Tim juri diajak meninjau sarasehan budaya kesenian laes di Kelurahan Tambangan seusai mengadakan pertemuan di Kantor Kecamatan Mijen. (suaramerdeka.com/Moh Khabib Zamzami)
Tim juri diajak meninjau sarasehan budaya kesenian laes di Kelurahan Tambangan seusai mengadakan pertemuan di Kantor Kecamatan Mijen. (suaramerdeka.com/Moh Khabib Zamzami) 

"Kemudian ada berbagai macam budaya dan kesenian seperti kuda lumping yang ada di semua kelurahan. Seni laes yang ada di Tambangan merupakan satu-satunya di Semarang," jelasnya.

Mereka juga memiliki berbagai macam perkampungan tematik di antaranya, Kampung Jamu di Wonolopo, Kampung Sayur di Kelurahan Cangkiran, Kampung durian dan Kampung Durian di Kelurahan Bubakan.

Ada pula tempat wisata yang sudah terkenal yaitu Waduk Jatibarang di Kelurahan Kedungpane, Wisata Goa Kreo, Kampung wisata Sawah dan Burung Hantu di Kelurahan Tambangan, petik buah di agro Kelurahan Purwosari, Nirwana Stable dan wahana berkuda.

Caption

Dijelaskan Gus Yen sapaannya, dalam pertemuan itu para lurah memperkenalkan diri, menjelaskan potensi dari masing-masing lurah, menginfokan agenda di kelurahan yang akan dikunjungi tim juri. Misalnya, di Kelurahan Jatibarang akan ada kirab budaya pada November, kemudian di Kelurahan Wonolopo akan ada kegiatan festival budaya.

"Di KelurahanTambangan juga ada festival sawah yang dipadukan dengan festival sayur Desember mendatang. Rencananya, mereka akan memecahkan rekor gunungan terbanyak," papar dia, pekan kemarin.

Mereka juga melakukan sinkronisasi jadwal kegiatan antara tim juri dengan para lurah. Supaya, mereka yang telah siap bisa langsung dikunjungi oleh para juri. Tidak hanya itu, para juri juga diajak melihat secara langsung sarasehan budaya kesenian laes di Kelurahan Tambangan.

Sementara itu, Ketua Panitia Kompetisi Lurah Hebat, Agung Mumpuni mengemukakan, saat ini para juri telah mengunjungi beberapa kecamatan. Pertemuan itu mereka manfaatkan untuk menggali informasi data terbaru lurah yang masih bertugas.

"Karena beberapa ada yang dimutasi ada pula yang sudah purna. Sehingga, butuh informasi tersebut," ucap dia.

Lebih lanjut, dia berharap dukungan semua pihak agar proses penjurian dapat berjalan lancar. Sehingga, dapat ditentukan pembagian wilayah yang efisien dan praktis.

Tidak kalah penting, ada data-data pendukung seperti prestasi-prestasi kelurahan. Sehingga penjurian bisa lebih fokus pada lima kategori penjurian tersebut.


(Mohammad Khabib Zamzami/CN40/SM Network)