• KANAL BERITA

Kantin TK Kristen Bendungan Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia

EVAKUASI: Sejumlah petugas mengevakuasi korban kebakaran Kantin TK Kristen Bendungan, Jumat (18/10) sore. (suaramerdeka.com /  M Abdul Rohman)
EVAKUASI: Sejumlah petugas mengevakuasi korban kebakaran Kantin TK Kristen Bendungan, Jumat (18/10) sore. (suaramerdeka.com / M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Sebuah kantin di Taman Kanak-kanak (TK) Kristen Bendungan di Dusun Bendungan RT 01 RW 01 Desa Simbarejo Kecamatan Selomerto, Wonosobo terbakar, Jumat (18/10) sekitar pukul 15.30. Berdasarkan informasi yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, kebakaran menyebabkan satu orang meninggal

Anggota Pusdalops BPBD Wonosobo, Sabarno menyebutkan, kebakaran menyebabkan kerusakan pada satu kantin dan enam toilet. "Terdapat koban jiwa satu meninggal dunia, diduga pemilik kantin, Suseno (60), dengan kondisi hangus terbakar dan sulit untuk dikenali. Masih proses identifikasi Inafis Polri," ungkap dia melalui Laporan Kejadian Kebakaran- Pusdalops PB-BPBD Wonosobo.

Menurutnya, korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Setjonegoro Wonosobo. Mengenai kronologis kejadian, berdasarkan keterangan saksi, mereka melihat kepulan asap pada salah di gedung TK. Setelah meminta bantuan warga untuk melihat benar ada kejadian kebakaran.

Kondisi api terjadi di Kantin TK Kristen Bendungan yang sudah merembet mengenai enam toilet. Atas kejadian tersebut, warga berupaya dengan segera menghubungi petugas di Unit Pemadam Kebakaran dan BPBD Wonosobo. "Api berhasil dipadamkan warga 30 menit berselang dibantu BPBD, Damkar," imbuh dia.

Usai pemadaman dan pendinginan, evakuasi material dilakukan dan ditemukan satu orang sudah hangus terbakar. Berdasarkan keterangan guru di TK tersebut, pemilik kantin atas nama Suseno, yang awalnya pulang sekitar pukul 11.00, namun sekitar pukul 14.30, diduga korban mengatar istrinya yang juga pensiunan guru di TK tersebut untuk mengikuti kegiatan senam.

Dikatakan, upaya yang telah dilakukan, tim gabungan melakukan upaya pemadaman,  BPBD dan Damkar menerjunkan tiga unit mobil Damkar, kemudian membuat laporan dan menyerahkan penanganan korban meninggal kepada Tim Identifikasi Inafis Polres Wonosobo.


(M Abdul Rohman/CN26/SM Network)