• KANAL BERITA

Ruang Terbuka Hijau Kota Tegal Minim

Wali Kota Dedy dan jajaran Forkompimda menghadiri sosialisasi Peraturan Perundangundangan tentang Rencana Tata Ruang di Gedung Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa (15/10). (suaramerdeka.com/Tresno Setiadi)
Wali Kota Dedy dan jajaran Forkompimda menghadiri sosialisasi Peraturan Perundangundangan tentang Rencana Tata Ruang di Gedung Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa (15/10). (suaramerdeka.com/Tresno Setiadi)

TEGAL, suaramerdeka.com - Wali Kota Tegal, Dedi Yon Supriyono, mengakui ketersediaan ruang terbuka hujau publik Kota Tegal masih minim, belum memenuhi standar sebagaimana amanat undang undang. Dari minimal 20 persen, Pemkot Tegal baru memenuhinya 11,5 persen dari total luas wilayah.

‘’Standar Indonesia diharapkan minimal 20 persen untuk RTH publik. Kota Tegal masih 11,5 persen,’’ kata Wali Kota Tegal, Dedi Yon Supriyono, saat Sosialisasi Peraturan Perundangundangan tentang Rencana Tata Ruang di Gedung Adipura, Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa (15/10).

Harapannya Pemkot Tegal ke depan bisa membangun RTH publik baru seperti ruang bermain, hutan kota, dan lainnya. Sosialisasi ini mendorong pemahaman hukum meningkat menuju masyarakat sadar hukum.

Untuk meningkatkan keberadaan RTH publik diharapkan para pengembang perumahan bisa turut menyediakan. Misalnya pengembangan menyediakan taman bermain, dan kalau perumahan skala besar harus menyediakan ruang terbuka.

Menurut Dedy, kegiatan sosialisasi ini penting agar masyarakat mengetahui dan memahami materi muatan dalam Undang undang No 26/2007 dan Perda No 4/2012. ‘’Saya berpesan kepada narasumber untuk mensosialisasikan peraturan perundangan-undangan ini secara secara jelas dan mudah dipahami,’’ tuturnya.

‘’RTRW Kota Tegal menjadi pedoman untuk berbagai tujuan. Antara lain penyusunan rencana pembangunan jangka panjang daerah, penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah, dan pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah kota,’’ kata dia.

‘’Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 200 Peserta yang dihadiri aparatur Pemkot Tegal, TNI Polri, lembaga pendidikan, kesehatan notaris, perbankkan dan yang lainnya,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Sugiyanto.


(Tresno Setiadi/CN40/SM Network)