• KANAL BERITA

Pengerukan Saluran Pemicu Gapura Ambruk

Alat berat mengeruk saluran proyek jalan Gabus-Tlogoayu. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Alat berat mengeruk saluran proyek jalan Gabus-Tlogoayu. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - Sebuah gapura desa di jalan Gabus-Tlogoayu, Desa Mojolawaran, Kecamatan Gabus ambruk, Selasa (15/10) pukul 11.00 WIB. Diduga terkait aktivitas alat berat proyek pengerukan saluran jalan tersebut.

Kondisi itu menyebabkan akses jalan tersendat. Untuk antisipasi, gapura dihancurkan dengan menggunakan alat berat. Namun sisa-sisa gapura memakan separuh badan jalan, sehingga kendaraan melintas bergantian.

Proyek pembangunan saluran itu merupakan lanjutan proyek sebelumnya. Yakni untuk ruas jalan Gabus-Tlogoayu. Anggaran proyek Rp 1,1 miliar bersumber APBD Kabupaten Pati 2019 dari bantuan keuangan sarpras Provinsi Jawa Tengah.

Sutejo, salah seorang saksi mengatakan, saat itu berada di seberang jalan tempat kejadian. Setelah tanah dikeruk, dia melihat gapura desa itu miring. Lantaran penasaran dia pun memeriksanya. ‘’Benar saja saat saya lihat bagian bawahnya sudah miring, apalagi bagian atasnya,’’ tambahnya.

Bahkan kemiringan gapura itu semakin bertambah. Dia pun khawatir dan sempat menghentikan sepeda motor yang hendak melintas. Benar saja, tak lama kemudian gapura itu ambruk sekitar pukul 11.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meski pun jalan tersebut ramai oleh kendaraan baik roda dua mau pun kendaraan besar. Jalan tersebut menjadi akses alternatif untuk mempercepat dari Gabus ke Kayen atau sebaliknya.

‘’Begitu ambruk saya segera laporan ke balai desa. Kebetulan alat beratnya sudah dipindah ke bagian barat. Barulah setelah laporan alat berat itu didatangkan untuk membersihkan,’’ katanya.


(Beni Dewa/CN40/SM Network)