• KANAL BERITA

Lurahe Hebat, Semarange Top Markotop!

MENYAPA LURAH: CEO Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono ( kanan), Wali kota Semarang Hendrar Prihadi (kiri) dan Wakil Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyapa para lurah saat Launching Kompetisi Lurah Hebat di lantai 8 Balaikota Semarang, Kamis (10/10). (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)
MENYAPA LURAH: CEO Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono ( kanan), Wali kota Semarang Hendrar Prihadi (kiri) dan Wakil Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyapa para lurah saat Launching Kompetisi Lurah Hebat di lantai 8 Balaikota Semarang, Kamis (10/10). (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kehadiran Wali Kota Hendar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu bersamaan dalam peluncuran Kompetisi Lurah Hebat diapresiasi penggagasnya, CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono. "Ini menjadi bukti bahwa Pak Wali dan Bu Wakil Wali Kota Ita, peduli dengan Lurah Hebat," kata dia di depan 177 calon juara Lurah Hebat Kota Semarang, Kamis (10/10) di lantai 8 Balaikota Semarang.

CEO Suara Merdeka itu berterus terang sudah setahun lebih ingin memberikan penghargaan terhadap lurah dan camat di Semarang yang berprestasi. Tapi ia belum menemukan formula penilaian yang pas untuk menentukan siapa lurah yang terhebat. "Mereka hebat-hebat, saya bingung gimana memilihnya. Pak Camatnya, Pak lurahnya hebat semua. Setelah setahun menyepi, akhirnya menemukan lima kriteria untuk menentukan lurah terhebat," jelas dia.

Kukrit melanjutkan bahwa publik sudah mengetahui bahwa Semarang hebat, wali kotanya hebat, wakil wali kotanya kreatif.  "Se-Indonesia sudah tahu bahwa Semarang Hebat. Kemarin saat menghadiri Topping Hotel Tentrem, saya tanya sama Pak Irwan mengapa memilih Semarang setelah membangun di Jogja, kenapa tidak di Bali, Bandung, Lombok, atau Labuhan Bajo. Ternyata, dia menilai Semarang sebagai salah satu kota yang pertumbuhan ekonominya tertinggi di Indonesia. Pengusaha top, wali kotanya top, wakil wali kotanya inspiratif,  dan mereka dekat dengan dunia usaha. Lurah dan camatnya sangat melayani," papar dia.

Tetapi, menurut Kukrit, bagi wali Kota dan wakil wali kota, menjadikan Semarang sebagai kota terhebat dan terbaik se-Indonesia belum cukup. "Itu baru pemanasan, baru cemilan itu. Kedepan bagaimana membuat Kota Semarang, sebagai kota terbaik se-Asia Tenggara. Bukan tidak mungkin. Semarang punya akses langsung ke Kuala Lumpur, akses langsung ke Singapura. Semarang sudah menyatu dengan Asia Tenggara. Jadi tidak hanya menyatu dengan Solo, Pekalongan, dan Tegal. Kita tidak boleh kalah dengan Singapura dan Kuala Lumpur," tandas dia.

SAMBUTAN: CEO Suara Merdeka Kukrit Suryo Wicaksono memberi sambutan saatLaunching Kompetisi Lurah Hebat di lantai 8 Balaikota Semarang, Kamis (10/10). (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)

Suara Merdeka yang berjuang selama 70 tahun bersama masyarakat Semarang dan Jawa Tengah, bertanggung jawab memberitakan keberhasilan camat dan lurah. Selama lima bulan, setiap hari Suara Merdeka Network baik lewat di koran,  televisi, maupun radio, akan promosikan betapa hebatnya lurah dan camat Semarang.

"Suara Merdeka ini milik panjenengan. Saya kepengin panjenengan yang jadi selebritis di Kota Semarang. Bukan Pak Wali Kota, Bu Wakil Wali Kota, tetapi Pak Camat dan dan Pak Lurahnya, harus jadi selebritis, harus dan wajib!" seru Kukrit.

Viralkan Prestasi

Pada sisi lain, ia menginginkan bisa akrab dengan lurah dan camat. "Kami ingin kenal dekat dengan Lurah Lempongsari, ngobrol bareng, ngekek-ngekek  bareng. Saya selama ini saya dapat surat dari kelurahan setiap tujuhbelasan dan idul adha. Dengan Pak Lurahnya belum pernah ngobrol-ngobrol. Tapi saya yakin dengan acara ini nanti saya bisa semakin akrab dengan Pak Lurahnya," ungkap dia.

Harapannya, Kompetisi Lurah Hebat ini menjadi ikon lomba terbaik se-Indonesia. ‘’Buat ajang silaturahmi warga. Kota Semarang semakin hebat, menjadi kota terbaik, kota tujuan wisata, tujuan bisnis terbaik, akan semakin banyak orang berdagang dan berinvestasi. Semua orang punya daya beli, ekonomi Semarang jadi  top markotop good mar sogood ,’’ pungkas dia.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Gunawan Permadi, selama penilaian mengajak lurah-lurah untuk mempromosikan prestasinya lewat media sosial. Sekalipun nanti tidak menang, jangan berhenti, untuk terus menerus memviralkan lurah dan kelurahan masing-masing.

"Promosikan keunggulan kelurahan masing-masing di instagram, siapa tahu ada lurah yang jadi gubernur, menteri. Jadi pasti ada manfaat. Mari kita viralkan prestasi, tidak disimpan di buku arsip!" seru Gunawan Permadi.


(Eko Adi N/CN26/SM Network)