• KANAL BERITA

Mendesak, Pembangunan Suplesi Waduk Cacaban

foto: istimewa
foto: istimewa

SLAWI, suaramerdeka.com – Kalangan DPRD Kabupaten Tegal mendesak pembangunan embung di Jatinegara untuk suplesi debit air di Waduk Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng.  Pembangunan embung tambahan itu vital untuk wilayah pantura yang merupakan daerah penyangga pangan.

Dalam beberapa tahun terakhir, daerah penyangga pangan itu, justru kekeringan saat musim kemarau. Padahal mulai Warureja, Suradadi dan Kramat merupakan daerah penyangga pangan di Kabupaten Tegal.

‘’Ribuan hektare lahan padi mengering setiap musim kemarau,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi Gerindra, Rudi Indrayani, Selasa (8/10). Kondisi kekeringan lahan di wilayah pantura sudah berlangsung bertahun-tahun.

Lahan di wilayah itu hanya bisa tanam padi sekali dalam setahun. Padahal, wilayah lain bisa tanam padi 2-3 kali dalam setahun. Pemicu kekeringan lantaran debit air di Waduk Cacaban terus menyusut. Selain itu, sumber air lain di aliran Sungai Cipero juga mengering saat musim kemarau.

Solusinya membuat embung  di Jatinegara untuk suplesi Waduk Cacaban.  ‘’Jika itu bisa dilakukan, maka musim kemarau masih bisa mengaliri lahan pertanian di lima kecamatan pantura,’’ ujar wakil rakyat dari dapil III meliputi Kecamatan Warureja, Suradadi dan Kramat itu.

Selain kekurangan air, lanjut dia, wilayah pantura mengalami masalah infrastruktur. Namun, sejak lima tahun terakhir pembangunan infrastruktur mulai digalakan. Lima tahun ke depan, infrastruktur di wilayah pantura ditargetkan bisa bagus lagi. ‘’Pembangunan infrastruktur sudah bergerak,’’ ujarnya.


(Dwi Putra GD/CN34/SM Network)