• KANAL BERITA

Jadwal Groundbreaking PLTSa Tetap 23 Oktober

foto: suaramerdeka.com/Agustinus Ariawan
foto: suaramerdeka.com/Agustinus Ariawan

SOLO, suaramerdeka.com – Pemkot Surakarta sejauh ini belum mengubah jadwal peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), kendati kondisi kebakaran di kawasan TPA Putri Cempa belum sepenuhnya padam dan masih diselimuti asap akibat kebakaran sampah.

Pemkot agaknya tidak ingin molor atau bahkan gagal lagi. Jadwal peletakan batu pertama (groundbreaking) sesuai kesepakatan dengan investor PLTSa tetap dilakukan dan secara seremonial diawali pembangunan konstruksi PLTSa pada 23 Oktober. "Tanggalnya memang tentatif, tapi rencananya 23 Oktober groundbreaking. Pembangunan konstruksinya mulai November," kata Dirut PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) Elan Syuherlan, Rabu (9/10).

Elan mengaku sejauh ini kebakaran belum mengubah rencana itu. Apalagi lahan pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi listrik dekat di jalur utama TPA Putri Cempa, sudah siap. Titik api dan asap tidak berdampak signifikan terhadap persiapan pembangunan PLTSa. "Kami akan kerjakan pembangunannya bertahap. Lahan yang sudah siap dikerjakan saja dulu biar cepat. Kalau butuh lahan tambahan, nanti bisa pakai di sebelahnya."

Problem pendanaan yang semula dihadapi investor akibat gagalnya kesepakatan kerja sama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), diklaim Elan sudah beres. Konsorsium perusahaan pengelola sampah TPA dan operator PLTSa itu telah menjalin kerja sama dengan China Construction Bank (CCB) Indonesia. Dalam tahap pertama pembangunan PLTSa, kreditur akan mengucurkan dana pinjaman sekitar 16 juta dolar AS. Adapun total kebutuhan dana proyek berkisar 23 juta dolar AS.

Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo tetap optimistis jika groundbreaking proyek PLTSa tidak lagi molor, sebagaimana rencana sebelumnya. Bulan lalu seremonial itu ditunda lantaran manajemen PT SCMPP dan PT SMI gagal bekerja sama. "Tanggal 23 Oktober groundbreaking, targetnya 2021 bisa  commisioning ," tegas Wali Kota.


(Agustinus Ariawan/CN26/SM Network)