• KANAL BERITA

Kadin Gembleng Siswa SMKN 1 Kendal Kewirausahaan

Cahyanto memberikan materi kewirausahaan di depan siswa SMKN 1 Kendal (Foto: suaramerdeka.com/Hanief  Sailendra)
Cahyanto memberikan materi kewirausahaan di depan siswa SMKN 1 Kendal (Foto: suaramerdeka.com/Hanief  Sailendra)

KENDAL., suaramerdeka.com - Sebanyak 860 siswa kelas sebelas  dan duabelas SMK Negeri 1 Kendal, mengikuti pelatihan kewirausahaan dan sosialisasi tenaga kerja, Senin (7/10). Bertempat di aula SMKN 1 Kendal, para siswa mendengarkan materi tentang peningkatan karakter soft skill dan budi pekerti yang disampaikan oleh Ketua Kadin Kendal, Cahyanto.

Menurut Cahyanto, anak-anak milineal di era industrialisasi industri 4.0 ini, tidak cuma dibekali dengan hard skill saja,tapi juga harus mempunyai soft skill dan budi pekerti yang baik. Karena  menurut penelitian, bahwa sukses bisnis menjadi entrepreneurship itu ternyata tidak hanya dari hard skill. Dengan pengertian, bahwa keahlian atau kompetensi hanya berkontribusi 15% saja, sedang sisanya 85% adalah ditentukan oleh soft skill ditambah budi pekerti yang baik.

“Semakin tinggi strata pendidikan seseorang, cara berfikir dan bertindak mengedepankan analitis, itulah yang menjadikan kalah cepat pengambilan keputusan dalam bisnis dibanding dengan lulusan strata yang rendah. Meski demikian,bukan berarti sekolah tinggi itu tidak penting, karena antara hard skill dengan soft skill itu hendaknya memberikan kontribusi yang sinergi harmonis dalam berbisnis yang baik sehingga dapat meraih sukses,” jelas Cahyanto didepan siswa.

Menurut penyelenggara, Meini Lukminingsih, acara seperti ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan kegiatan siswa setelah melaksanakan ujian semester. Jadi siswa diarahkan untuk mengikuti kegiatan seperti pembekalan, pelatihan dan tutorial dari beberapa sumber yang diundang SMKN 1 Kendal.

“Sesi pertama memang diisi pelatihan kewiraausahaan yang diikuti oleh siswa kelas sebelas dan duabelas saja dengan menghadirkan pembicara ketua Kadin Kendal. Kemudian di sesi kedua, ada sosialisasi dari Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, dalam rangka pembuatan kartu tenaga kerja. Para siswa diajarkan bagaimana mendaftarkan kartu kuning melalui online dengan praktek langsung atau tutorial,” Jelas Meini Lukminingsih kepada suaramerdeka.com.

Ditambahkan oleh Cahyanto, pembekalan para siswa ini sesuai dengan fungsi Kadin, yakni ikut melakukan pendidikan dan pelatihan kepada para generasi muda, dalam rangka mendorong tumbuh kembangnya kewirausahaan, wirausaha baru, serta bagaimana mengembangkan bisnis yang baik.

“Jadilah yang pertama, jika tidak bisa, jadilah yang terbaik, dan jika tidak bisa juga, jadilah yang terunik, karena kunci sukses ada di tiga hal tersebut. Jadi yang pertama, terbaik dan terunik, Insya Allah akan lebih sukses,” pungkas Cahyanto.

 

 


(Hanief Sailendra/CN19/SM Network)