• KANAL BERITA

PDAM Sukoharjo Hentikan Operasional Sumur Dalam

foto: istimewa
foto: istimewa

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Hingga kini, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sukoharjo masih menghentikan operasional sumur dalam wilayah Kertonatan, Kartasura, setelah sebelumnya warga memprotes keberadaan sumur tersebut.

Warga Dukuh Kragilan, Kelurahan Pucangan, Kecamatan Kartasura menduga sumur dalam milik PDAM ini menyebabkan sumur warga kering.

‘’Masih kami hentikan operasional sumur dalam sejak tiga bulan lalu sampai sekarang. Ini memang sengaja kami lakukan,’’ ujar Kepala Bidang (Kabid) Teknik PDAM Sukoharjo, Mat Hasyim, Selasa (24/9).

Bahkan peralatan di sumur dalam itu dibongkar untuk mengantasipasi reaksi warga yang menunding PDAM mengoperasikan sumur itu pada malam hari.

‘’Ini memang sudah kami sepakat di internal. Jadi biar masyarakat tahu jika keringnya air sumur bukan dari sumur dalam tapi memang musim kemarau. Kami sendiri sudah melakukan pengecekan dengan mengambil sampel sumur, hasilnya memang tidak berpengaruh,’’ kata dia.

Jadi bisa disimpulkan jika pompa PDAM sudah dimatikan sejak tiga bulan lalu dan sumur masyarat kering dampak dari musim kemarau. Bahkan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Wonogiri sudah mengecek kondisi langsung ke lokasi Dukuh Kragilan.

‘’Yang tahu persis struktur geologinya seperti apa. Biar dari ESDM saja yang menjelaskan masalah ini secara detail, informasinya masyarakat memperdalam sumur,’’ katanya.

Sementara itu Ketua RW 15 Dukuh Kragilan, Sudarsono mengatakan, masyarakat telah membersihkan lumpur dan memperdalam mengingat debit air berkurang. Bahkan ini dilakukan hampir di semua daerah saat musim kemarau kesulitan air.

‘’Saat ini sumur masyarakat normal, apalagi setelah sumur dalam PDAM mati. Memang mengalami penurunan dan itu wajar mengingat saat ini musim kemarau,’’ katanya.

Menurutnya, belum lama ini, tim ESDM Wonogiri datang untuk mengecek sumur.Jika sumur dalam akan dioperasionalkan kembali, warga tidak keberatan selama sumur warga tidak kering. ‘’Kami tidak keberatan. Asal sumur masyarakat tidak kering dan masih bisa dimanfaatkan,’’ kata Ketua RW 15 itu.


(Ari Welianto/CN40/SM Network)