• KANAL BERITA

Pembukaan RSI Yarsis Tertunda

foto: suaramerdeka.com/Ari Welianto
foto: suaramerdeka.com/Ari Welianto

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Pembukaan operasional Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis), Senin (23/9), tertunda lantaran pihak yayasan masih harus melengkapi persyaratan yang dibutuhkan untuk perizinan operasional.

Dari hasil visitasi Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, persyaratan perizinan belum lengkap. ‘’Kami diminta untuk melengkapi persyaratan yang masih kurang. Itu seperti Feasibility Study (FS) dan Site Plan, itu hasil catatan yang kami terima dari visitasi kemarin,’’ kata Ketua Pengawas Yarsis, Muh  As’ad, Senin (23/9).

‘’Tim konsultan langsung bekerja saat diberi catatan hasil visitasi, pekan ini sudah selesai. Kami memang menyadari untuk kelengkapan yang dibutuhkan masih kurang dan perlu dilengkapi lagi,’’ katanya.

Dengan masih adanya kekurangan persyaratan, kata dia, pelayanan kesehatan urung dibuka Senin (23/9). Harus menunggu itu kelengkapan berkas yang dibutuhkan. Rekomendasi perizinan operasional akan turun setelah berkas kelengkapan ini diserahkan.

‘’Jadi belum bukannya pelayanan bukan karena masalah peralatan atau apa, itu sudah siap semua. Tapi masalah kelengkapan Perizinan, kami menyesuaikan aturan yang ada dan akan menjalankan,'' kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas DKK Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengakui masih ada kekurangan dalam pengajuan rekomendasi izin operasional. ‘’Memang masih ada catatan-catatan dari visitasi langsung kami kemarin. Itu harus dilengkapi oleh manajemen Yarsis,’’ terangnya.

Catatan-catatan yang harus dilengkapi seperti beberapa fisik bangunan, sarana dan prasarana, SDM, instalasi listrik dan beberapa lainnya. Untuk perizinan operasional harus memenuhi semua itu, jika sudah dilengkapi segera mungkin diserahkan untuk dicek dan dikeluarkan izin operasional.

‘’Jadi persyaratan itu harus sesuai aturan. Apalagi sekarang perizinannya harus lewat Online Single Submission (OSS), jadi harus benar-benar sesuai,’’ katanya.


(Ari Welianto/CN40/SM Network)