• KANAL BERITA

Alih Status Puskesmas Tertunda

Petugas meracik obat di Puskesmas Kaliwungu, Kabupaten Kudus, baru-baru ini, (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Petugas meracik obat di Puskesmas Kaliwungu, Kabupaten Kudus, baru-baru ini, (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS, suaramerdeka.com - Rencana Pemkab Kudus mengubah status dua puskesmas menjadi rumah sakit tipe D agaknya tidak terealisasi tahun ini. Lantaran anggaran Rp 25 miliar untuk Puskesmas Jekulo dan Kaliwungu hingga September ini belum terserap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Joko Dwi Putranto mengatakan, Pemkab Kudus mengalokasikan anggaran untuk Puskesmas Jekulo Rp 15 miliar dan Puskesmas Kaliwungu Rp 10 miliar. Keduanya bakal diubah status menjadi rumah sakit tipe D.

Anggaran tersebut telah dialokasikan pada APBD 2019. Namun, untuk menaikkan status Puskesmas menjadi rumah sakit tipe D masih butuh waktu. ‘’Selain bangunan fisik, kami terkendala dengan penyediaan dokter spesialis,’’ kata Joko, Senin (23/9).

Untuk menjadi rumah sakit tipe D, Dinkes harus memastikan tenaga dokter spesialis tersedia. Selain itu, Dinkes harus menyiapkan puskesmas pengganti Puskesmas Jekulo dan Kaliwungu.

‘’Untuk Puskesmas pengganti sudah kami siapkan dengan menaikkan status Puskesmas Pembantu. Namun perubahan ini juga perlu dukungan anggaran,’’ jelasnya.

Mengingat sisa waktu hingga akhir 2019 mepet, Joko memproyeksikan alih status Puskesmas menjadi rumah sakit tipe D baru akan terealisasi tahun depan. Dinkes butuh anggaran untuk mengubah status puskesmas pembantu.

Tahun ini belum dianggarkan. Kemungkinan baru diusulkan pada APBD 2020. ‘’Tahun depan kami fokus dulu ke Puskesmas Jekulo karena paling siap. Untuk Puskesmas Kaliwungu ditunda dulu’’ katanya.


(Saiful Annas/CN40/SM Network)