• KANAL BERITA

Gejayan Memanggil, Ribuan Mahasiswa Padati Pertigaan Colombo

Foto suaramerdeka.com/Amelia Hapsari
Foto suaramerdeka.com/Amelia Hapsari

SLEMAN, suaramerdeka.com - Seruan aksi Gejayan Memanggil, Senin (23/9), diikuti oleh ribuan orang. Peserta aksi didominasi mahasiswa menyuarakan dengan lantang penolakan terhadap isu revisi beberapa aturan perundangan yang sedang ramai dibahas.

Massa terkonsentrasi di Pertigaan Colombo Gejayan. Mereka bergerak dari tiga titik yakni gerbang utama Universitas Sanata Dharma, pertigaan UIN Sunan Kalijaga, dan bundaran UGM. Setelah tiba dan berkumpul di Pertigaan Colombo sekitar pukul 13.15, massa menggelar aksi unjuk rasa dengan damai.

Diawali dengan menyanyikan lagu-lagu nasionalisme dan yel-yel, satu per satu perwakilan mahasiswa kemudian menyampaikan orasi. Poin aksi mereka adalah menolak beberapa pasal dalam revisi UU KPK, RKUHP, RUU Ketenagakerjaan, dan RUU Pertanahan yang dinilai sarat masalah.

"Revisi undang-undang itu tidak relevan dengan kondisi masyarakat pada umumnya. Seperti contohnya masalah ternak, dan gelandangan yang bisa dikasuskan," kata salah satu koordinator lapangan, Husain Nur Rivai.

Dia meminta para elit politik bisa mendengar suara mahasiswa. Aksi semacam ini akan terus didengar sampai aspirasi mereka didengar. Ditemui di lokasi, Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah mengatakan, pihaknya mengerahkan sekitar 250 personel gabungan polsek terdekat untuk mengamankan aksi. "Anggota yang dikerahkan kebanyakan personel lalu lintas untuk mengatur situasi," kata Rizky.

Selama aksi, polisi menerapkan kebijakan rekayasa lalu lintas di seputaran lokasi unjuk rasa, khususnya di Pertigaan Colombo yang menjadi fokus aksi. Arus yang menuju lokasi dialihkan agar masyarakat tidak terganggu.

Dari pantauan suaramerdeka.com, sebelum aksi dimulai, arus yang ditutup adalah dari arah barat dan selatan sedangkan kendaraan dari arah utara masih diperbolehkan melintas. Namun setelah semua peserta aksi berkumpul, arus dari tiga arah persimpangan ditutup total.

Sesuai izin yang diajukan ke kepolisian, aksi ini dilangsungkan mulai pukul 13.00-17.00 WIB. Untuk menjaga kondusivitas, menjelang berakhirnya waktu unjuk rasa nanti polisi akan mengeluarkan imbauan kepada peserta aksi.


(Amelia Hapsari/CN19/SM Network)