• KANAL BERITA

Ayah Bunda Membuat Busana Takwa dari Koran Bekas

KELUARGA KREATIF : Orang tua dan anak-anak Daycare-KB-TK Nasima berfoto bersama dengan para guru setelah mengikuti kegiatan Smart Parenting dan Lomba Kreasi Busana Takwa dari Bahan Koran Bekas KB-TK Nasima, belum lama ini. (SM/Agus Fathuddin)
KELUARGA KREATIF : Orang tua dan anak-anak Daycare-KB-TK Nasima berfoto bersama dengan para guru setelah mengikuti kegiatan Smart Parenting dan Lomba Kreasi Busana Takwa dari Bahan Koran Bekas KB-TK Nasima, belum lama ini. (SM/Agus Fathuddin)

“ORANG tua wajib memberikan pendidikan yang terbaik bagi putra-putrinya melalui  keteladanan dan interaksi dengan lingkungan yang baik, termasuk memilihkan sekolah yang baik bila sudah berusia sekolah. Selain ikhtiar tersebut, doa juga selalu dipanjatkan orang tua untuk anaknya selepas salat wajib dan setiap saat. Kita pasti berharap bahwa anak-anak kita akan menjadi qurrata a'yun, penyejuk mata dan hati bagi orang tuanya,” kata Dr H Ahmad Tajuddin Arafat MSi, dosen sekaligus doktor termuda dari UIN Walisongo. 

Tajjudin menyampaikan hal itu pada kegiatan Smart Parenting KB-TK Nasima di aula SD Nasima Jalan Puspanjolo Selatan 53 Semarang, belum lama ini.

Acara itu diikuti sekitar 100 orang tua Daycare, KB, dan TK Nasima beserta putra putri mereka. Dengan busana bernuansa merah putih mereka antusias mengikuti kegiatan parenting berupa silaturahim, belajar bersama pakar, dan lomba kreativitas antarkeluarga. 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Tahun Baru Hijriyah 1441 H. Lima hari sebelumnya anak-anak KB-TK Nasima menyelenggarakan perayaan melalui arak-arakan tahun baru mengitari lingkungan sekolah.

“Parenting merupakan merupakan kegiatan periodik di KB-TK Nasima. Dalam satu semester kami bisa melaksanakan dua sampai tiga kali dengan materi dan kegiatan yang berbeda-beda. Sekolah dan orang tua sebagai pilar pendidikan selalu berkomunikasi dan sinergi untuk satu visi misi dalam mendidik anak. Apa yang telah dilakukan di sekolah semoga bisa diteruskembangkan di rumah,” kata Kepala KB-TK Nasima, Nur Anisah SS MPd saat membuka acara.

Menurut  Anisah, kegiatan parenting kali ini mengusung empat misi sekaligus. Selain silaturahim, orang tua juga memperoleh penguatan wawasan kependidikan anak usia dini berdasarkan teladan Rasulullah saw, berkreasi busana takwa dari koran bekas, dan lomba peragaan busana atau fashion show oleh anak-anak dengan karya busana yang telah dibuat. 

MENYANYI BERSAMA : Anak-anak usia dini Nasima percaya diri bernyanyi menghibur hadirin dengan busana takwa berbahan kertas koran bekas.

Kisah Rasulullah

Dalam paparannya, Tajjudin Arafat menyampaikan kisah-kisah Rasulullah saw dalam mendidik putri-putrinya maupun cucu-cucunya. Semuanya mencerminkan uswatun hasanah, contoh-contoh yang ideal bagi orang tua dalam mendidik anak. Rasulullah sangat paham teori tumbuh kembang anak. Setiap ucapan dan tindakan Rasulullah selalu tepat dan patut dicontoh saat menemani, membimbing, melatih, maupun menangani anak saat sedang rewel sekalipun. 

Orang tua saat ini bisa jadi banyak yang keasyikan dengan pekerjaan atau gawai sehingga sering mudah emosi dan sebagainya saat berbenturan dengan anak yang rewel atau sangat aktif. “Oleh karena itu, orang tua sekarang harus gaul dalam artian positif. Artinya, mau belajar dan bertukar pengalaman agar mampu meneladani Nabi Muhammad saw dalam mendidik anak-anak. Tentunya memiliki anak yang saleh saleha, cerdas, kreatif, beruntung, sukses, bermanfaat, dan membanggakan adalah harapan kita semua,” kata Tajuddin. 

Paparan dan tanya jawab bertema “Mendidik Anak Sesuai Sunnah Rasul Menuju Zamannya” berlangsung sekitar dua jam. Setelah itu dilanjut lomba mengkreasi busana takwa. Ayah bunda bersama anak menggelar beberapa lembar koran bekas, pernik-pernik pendukung, dan aneka peralatan seperti alat gambar, gunting, stapler, dan lem. 

Sejam kemudian busana-busana takwa yang unik jadi dan langsung dikenakan oleh setiap anak. Dipanggil sesuai nomor undian anak-anak bersama salah satu orang tuanya maju dan berjalan di depan hadirin layaknya peragawan peragawati di atas catwalk. Tepuk tangan serta tawa dan komentar kagum pun berderai karena polah tingkah anak-anak saat  tentang konsep busana yang dibuatnya, termasuk bahan, alat, dan proses pembuatannya.

Di akhir acara, juri yang terdiri dari para guru memilih perancang busana dan penampil peragaan busana terbaik. Mereka mendapat piala dari sekolah. Terbaik I-III dari KB1 Nasima adalah Andra dan Kirana. KB2 Nasima; Kinan dan  Anin. TK A1 Nasima; Danendra,  Argya, dan Nadira. TK A2 Nasima; Adeeva, Qiyya, dan Szee. TK B1 Nasima; Kay, Aira, dan Dimar. TK B2 Nasima; Leanai, Afika, dan Fakhri. Setelah itu penerimaan piala semua berfoto bersama dalam balutan kekeluargaan Daycare-KB-TK Nasima.


(Agus Fathuddin/CN34/SM Network)