• KANAL BERITA

Roh BMW Pada Pengemudi

foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gerry Nasution, selaku Sertifite BMW Driver Instructor mengatakan, faktor manusia tentu menjadi  kemungkinan besar penyebab kecelakaan. Pengetahuan seseorang untuk mengemudikan kendaraan roda empat dan lebih belum ampai pada dasarnya. Sederhana saja, mengenai posisi duduk dengan benar pun masih banyak orang kurang dipahami. Padahal Ini pun belum membahas dasar-dasar yang lain.

"Hal paling dasar itu masih banyak yang paham. Maka benar, faktor kecelakaan terbesar berasal dari pengemudi. Posisi mengemudi masih salah dan sering abai karena ketidaktahuannya. Padahal posisi duduk yang benar adalah kunci," terangnya saat menjadi pembicara pada Fahrer Vision 2019 bertajuk A New Driving Concept di Diler Astra BMW Semarang,  Jalan Jenderal Sudirman, belum lama ini.
Gerry berkata, pada prinsipnya mengemudi secara keseluruhan hampir sama. Namun pada mobil BMW diciptakan roh nya tersendir untuk dikendarai.

“Memang didesain untuk Driver Oriented Car. Semua terpusat pada cara meningkatkan kenyamanan pengemudi, dapat merasakan sensasi mengemudi hingga kelincahan mobil tersebut,” ujarnya.

Sindhu Purnomo, selaku panitia penyelenggara Fahrer Vision 2019 di Astra BMW Semarang mengungkapkan alasan adanya kgiatan. Katanya, kegiatan itu memang ditujukan oleh pecinta dan pengendara mobil BMW untuk memberikan edukasi pada pengemudinya

"Sangat beruntung sekali Semarang dapat menjadi tuan rumah Fahrer Vision 2019, sebab untuk menyelenggarakan acara ini ada spesifikasi yang dipenuhi, seperti jalan perkotaan, pegunungan, hingga adanya jalan tol,"ungkapnya.

Fahrer Vision 2019 ini dapat mengedukasi ke semua pengendara mobil terutama pengguna mobil premium BMW. Ini bagian dari satu sekian banyak modul-modul BMW dibawah divisi BMW Driving Experience yang telah ada sejak 43 tahun lalu, serta telah melalui pengembangan secara langsung dari German.

"Banyak materi didalamnya, kita ingin memperdalam pengenalan mobilnya, produk - produknya, teknologinya, hingga bagaimana mengoptimalkan mengendarai mobil BMW," kata Gerry lagi.

Fahrer Vision 2019 ini membutuhkan waktu sekitar dua hari, berbagai macam materi Driving Dinamic, Deffensif Driving, Eco Driving, Technologi, Mesin. Lalu masih banyak materi lainya yang sangat penting diketahui oleh pengguna BMW. Fahrer Vision 2019 di Semarang ini merupakan yang ke 6 kalinya di Indonesia, yang telah dimulai sejak 2008 di Indonesia.

Dalam kegiatan itu, antusias  peserta tinggi. Namun untuk sementara hanya dibatasi sampai 40 orang saja. Peserta dari luar kota pun ikut. Seperti dari Kabupaten Jepara Jawa Tengah dan Bogor Jawa Barat.


(Diaz Abidin/CN34/SM Network)