• KANAL BERITA

Tim PPUD Universitas Peradaban Hibahkan Alat HilirisasI Kopi

SERAHKAN BANTUAN HIBAH: Ketua tim Pengembangan Produk  Unggulan Daerah (PPUD) Universitas Peradaban Bumiayu, Dr Sutarmin SSi MM menyerahkan  hibah mesin grinding kepada perwakilan Kelompok Yani Tani Subur Dukuh Guci Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog. (suaramerdeka.com/Dok)
SERAHKAN BANTUAN HIBAH: Ketua tim Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) Universitas Peradaban Bumiayu, Dr Sutarmin SSi MM menyerahkan hibah mesin grinding kepada perwakilan Kelompok Yani Tani Subur Dukuh Guci Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog. (suaramerdeka.com/Dok)

BREBES, suaramerdeka.com -Tim Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) Universitas Peradaban Bumiayu menyalurkan hibah peralatan hilirisasi kopi kepada Kelompok Tani Subur, Dukuh Cuci Desa Dawuhan Kcematan Sirampog. Hibah peralatan hilirisasi kopi, terdiri  alat grinding dan roasting kopi.

Penyerahan alat itu merupakan bagian dari pelaksanaan program pengabdian masyarakat, pendampingan kepada kelompok tani penghasil kopi, didanai dari Kementerian Riset Teknologi dan Dikti.

Tim terdiri,  Dr Sutarmin SSi  MM (ketua tim) dan anggota  meliputi, Dr Undri Rastuti, Dr Purwanto,  van Akmal Nur MP dn Aqib Ardiansyah MSi.  Tim ini bermitra dengan kelompok Tani Subur, diketuai Nazam.

Sutarmin mengatakan, peralatan tersebut diberikan untuk mempercepat proses produksi.  Pasalnya, saat ini untuk proses pengolahan coffee cherryke green bean coffee masih berfokus dalam aspek kuantitas.  Untuk aspek lain, seperti higienitas, GMP, mutu bahan baku, mutu proses, mutu produk, aspek manajemen, aspek kelembagaan dan aspek-aspek lain belum banyak diperhatikan.

"Program pengabdian masyarakat ini tidak hanya memberikan hibah alat yang dibutuhkan petani kopi, namun kami juga memberikan pelatihan dan wokshop kepada mereka," katanya, Jumat (20/9).

Dia mengungkapkan, karena  mereka belum memiliki alat roasting dan grinding yang layak,masyarakat dan kelompok tani tersebut  menjual hampir 90 % dalam bentuk kopi beras(green bean).

Karena itu,  tim PPUD  Universitas Peradaban, didukung Kemenristek dikti dan Pemkab Brebes melalui Bapperlitbang setempat, melakukan kegiatan peningkatan kapasitas produksi kelas rumah tangga roasted coffee menjadi skala industri.

Peningkatan kapasitas yang diberikan, lanjut dia, untuk proses grinding roasted coffee menjadi ground coffee (kopi bubuk), peningkatan pengendalian kualitas (quality control) bahan baku, produk dalam proses (in process control), dan produk (finish good green coffeedan kopi bubuk). Selain itu, juga peningkatan kemampuan  manajemen dan administrasi proses produksi.

"Alat yang diberikan berbahan full stainless food grade. Dengan alat ini kemampuan produksi kelompok usaha menjadi meningkat pesat," terangnya.

Menurutnya, selain pelatihan mengenai manajemen usaha, pengendalikan kualitas proses dan produk tun juga  melakukan  pelatihan penggunaan alat baru yang sengaja didatangkan dari Kota Malang, Roni.

"Yang bersangkutan merupakan salah satu tim training dari salah satu produsen alat-alat pengolah kopi," ujarnya.

Produksi Meningkat

Sutarmin mengungkapkan, giat agribisnis kopi  di Kabupaten Brebes pada beberapa tahun ini meningkatkan pesat. Menurutnya, tahun 2015 produksi kopi  mencapai 61,61 ton. Kemudian pada tahun 2016 meningkat menjadi  201,65  ton dan tahun  2017  meningkat lagi menjadi  495.6 ton.

"Kelompok tani Subur Dukuh Guci Desa Dawuhan, didirikan tahun 2010 lalu, dan sudah menghasilkan produksi kopi yang sudah dipasarkan ke berbagai daerah," katanya.

Gunawan, anggota Kelompok Tani Subur mengatakan,  saat pelatihan, warga masyarakat dan anggota kelompok tani mengikuti dengan antusias.

"Awalnya hanya diikuti 13 orang dari anggota kelompok tani ini, kemudian bertambah menjadi 25 orang,'' katanya.

Dia mengatakan, adanya hibah alat tersebut memotivasi masyarakat dan kelompok tani untuk meningkatkan jumlah tanaman kopinya.

"Untuk ke depan diharapkan salah satu program lanjutan yang kami butuhkan  adalah adanya bantuan bibit kopi arabika yang baru," harapanya.


(Agus Wahyudi/CN39/SM Network)