• KANAL BERITA

Kebakaran Menjalar ke Desa Guci

PADAMKAN API  : Tim gabungan TNI, Polri, Perhutani, BPBD, PMI, dan sejumlah sukarelawan memadamkan api di jalur pendakian Gunung Slamet via Guci. (suaramerdeka.com/Dok)
PADAMKAN API : Tim gabungan TNI, Polri, Perhutani, BPBD, PMI, dan sejumlah sukarelawan memadamkan api di jalur pendakian Gunung Slamet via Guci. (suaramerdeka.com/Dok)

SLAWI, suaramerdeka.com – Tim gabungan terus berjuang memadamkan kebakaran lereng Gunung Slamet yang mulai menjelar ke wilayah Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal dan sekitarnya. Tim waspada lantaran api mengarah ke Utara dan Barat Laut menuju ke Desa Guci.

Tim gabungan dari berbagai elemen mulai dari TNI, Polri, Perhutani, BPBD, PMI, dan sejumlah sukarelawan hampir empat hari berjibaku memadamkan kobaran api sejak awal kemunculannya pada Selasa (17/9) pukul 15.00.

Meski sebagian wilayah terdampak sudah dipadamkan, namun kobaran api merembet, satu di antaranya meluas ke jalur pos pendakian Gunung Slamet via Guci, Desa Guci Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

"Sampai saat ini, untuk api masih menyala menuju ke arah Utara dan Barat Laut menuju ke Guci Tegal," kata Koordinator Satgas BPBD Kabupaten Tegal, Kartono.

Sukarelawan PMI Kabupaten Tegal, Abdul Khalik mengatakan sampai hari ini, wilayah terdampak kebakaran yakni Igir Genting, Igir Coet dan Rata Amba. Wilayah tersebut masuk ke dalam petak 48 Kabupaten Tegal, sedangkan di wilayah Kabupaten Brebes berada di petak 16.

"Data dari KPH Perhutani Pekalongan Barat hingga Jumat (20/9) ini diperkirakan 30 hektare lahan terdampak kebakaran," kata Abdul.

Sementara itu, Wakapolres Tegal, Kompol Arianto Salkery saat meninjau di jalur pendakian Guci itu mengatakan, ada sekitar ratusan personel terlibat dalam upaya pemadaman. Semua petugas gabungan standby di masing-masing jalur pendakian. ‘’Kami kini fokus agar api tidak melebar sampai ke permukiman," kata Wakapolres.


(Dwi Putra GD/CN39/SM Network)