• KANAL BERITA

Sejumlah Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran Balon Cabup Cawabup Kebumen di PDIP

SALAM KOMANDO:  Pengusaha dan tokoh muda Gombong Herwin Kunadi SH melakukan salam komando dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi di sela-sela mengambil pendaftaran balon Wabup Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)
SALAM KOMANDO: Pengusaha dan tokoh muda Gombong Herwin Kunadi SH melakukan salam komando dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi di sela-sela mengambil pendaftaran balon Wabup Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com – Sejumlah tokoh baik eksternal maupun internal partai mengambil formulir pendaftaran  Bakal Calon Bupati Kebumen 2020. Para tokoh yang berbeda-beda mulai dari pengusaha, advokat, hingga jurnalis mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat DPC PDIP Jalan Sarbini Kebumen.

Bahkan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengambil formulir pendaftaran dengan mengutus Jenu Arifiadi Wakil Bendahara DPC PKB Kebumen, Selasa (17/9/2019).  Persis pukul 12.00 wib  pengusaha dan tokoh muda Gombong Herwin Kunadi SH didampingi mantan Ketua DPRD Kebumen periode 1999 - 2004 Budi Utomo juga mendatangi DPC PDI Perjuangan mengambil formulir untuk bakal calon wakil bupati.

Selain Yazid dan Herwin, sebelumnya terdapat advokat Teguh Purnomo dan Wiyoso Pinilih yang masih trah Arungbinang. Selain tokoh eksternal, kader PDI Perjuangan  juga mengambil formulir.

Masing-masing yakni  Wakil Sekretaris Umum Pimpinan Pusat  Baitul Muslimin Indonesia (Organisasi Sayap PDI Perjuangan) Rahmat Sahid serta Anggota Bappilu DPC PDIP Kebumen dan Anggota DPRD Kebumen Dalyono, Rabu (18/9).  Terakhir jurnalis Suara Merdeka Arif Widodo mengambil formulir di DPC PDI Perjuangan, Kamis (19/9).

Herwin Kunadi berharap partai politik melakukan refleksi terhadap situasi dan kondisi Kebumen yang terkena “tsunami” operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Sehingga, dalam memberikan rekomendasi supaya tidak membebani biaya atau mahar politik kepada kandidat. "Mahar politik setidaknya akan jadi pemicu bagi kepala daerah yang menjabat untuk melakukan korupsi. Dan itu jangan sampai terjadi di kemudian hari," tandas Herwin Kunadi.

Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi menegaskan tidak ada mahar politik dalam proses penjaringan hingga keluarnya rekomendasi. PDI Perjuangan dalam hal mengeluarkan rekomendasi tidak ada mahar politik. “Hanya Pilkada itu tidak bisa dipungkiri butuh dana. Adapun besar kecilnya tergantung situasi masyarakat kita," tegas Herwin yang akan mengisi pada bakal calon Wakil Bupati Kebumen.

Lebih lanjut, biaya itu antara lain untuk konsolidasi internal, sosialisasi calon dan publikasi seperti pembuatan spanduk, baliho serta biaya saksi. "Jadi pada prinsipnya tidak ada mahar politik," imbuh Saiful yang Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah itu. Pihaknya pun membuat komite etik dan disiplin partai untuk mengawasi proses penjaringan yang saat ini tengah berjalan tersebut. "Siapapun dipersilahkan mendaftar, tidak peduli kaya atau miskin, internal maupun eksternal,"  jelasnya.


(Supriyanto/CN26/SM Network)