• KANAL BERITA

GLZoo Ubah Kotoran Gajah Jadi Pupuk Organik

Manajer Pemasaran GLZoo, Yosi Hermawan didampingi Kabag Edukasi Muh Fazir Safrudin, menyerahkan pupuk kepada karyawan DLH Kota Yogyakarta. (suaramerdeka.com/Sugiarto)
Manajer Pemasaran GLZoo, Yosi Hermawan didampingi Kabag Edukasi Muh Fazir Safrudin, menyerahkan pupuk kepada karyawan DLH Kota Yogyakarta. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kebun Binatang Gembira Loka (GL Zoo) Yogyakarta, berhasil mengubah kotoran gajah menjadi pupuk organik. Pupuk kotoran gajah tersebut, sangat bermanfaat bagi tumbuh-tumbuhan.

Pupuk organik yang diberinama Lethong Liman ini, menurut Manajer Pemasaran GLZoo, Yosi Hermawan didampingi Kabag Edukasi Muh Fazir Safrudin, selain menyuburkan tanaman juga bisa mempercepat tanaman berbuah.

Menurut Yosi Hermawan, delapan ekor gajah yang ada di GL Zoo menghasilkan sekitar 300 kilogram kotoran per hari. Kotoran tersebut kemudian diolah menjadi pupuk organik yang cukup bermanfaat bagi tumbuh-tumbuhan.

''Sebelumnya hanya kita tumpuk saja menunggu terurai,'' katanya saat menyerahkan bantuan pupuk gajah ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta di Taman Edukasi Gajahwong, Yogyakarta, kemarin.

Dalam kesempatan itu, GL Zoo menyerahkan 40 karung pupuk gajah masing-masing sarung beratnya 15 kilogram. ''Pupuk gajah yang kami serahkan saat ini, sebanyak 40 karung dengan masing-masing karung beratnya 15 kilogram,'' katanya.

Menurut dia, untuk terurai kotoran gajah ini memerlukan waktu yang relatif lama. "Sekitar tiga bulan," ujarnya. Namun kemudian disadari jika kotoran gajah dapar dijadikan pupuk organik.

Oleh karena itu, GLZoo kemudian melakukan proses pengolahan kotoran gajah menjadi pupuk organik. Tapi diakui pupuk yang diproduksi ini belum dapat diperdagangkan, karena aturan konservasi.

Selama ini pupuk gajah sebagian hanya dipergunakan sendiri dan sebagian lain disumbangkan ke Pemkot Yogyakarta agar dapat dimanfaatkan.


(Sugiarto/CN39/SM Network)