• KANAL BERITA

Manfaatkan Dana Hibah untuk Tingkatkan SDM

Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Theresia Woro Damayanti (kiri tengah) memaparkan materi di Panti Karya Salib Putih Salatiga, kemarin. (suaramerdeka.com/dok)
Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Theresia Woro Damayanti (kiri tengah) memaparkan materi di Panti Karya Salib Putih Salatiga, kemarin. (suaramerdeka.com/dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Dua dosen Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, yakni Theresia Woro Damayanti dan Joko Murdono melakukan pembinaan kepada belasan warga penghuni Panti Karya, Salib Putih, Salatiga. Diketahui, Theresia Woro Damayanti merupakan dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW Salatiga, sementara Joko Murdono merupakan dosen Fakultas Pertanian UKSW Salatiga.

Pembinaan itu untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) warga panti dalam mengelola perkebunan kopi di sekitar panti tersebut. Theresia mengatakan, biaya pembinaan diperoleh dari dana hibah Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek) Republik Indonesia.

"Biaya pembinaan dari program ini diperoleh dari dana hibah sebesar Rp 49 juta dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat RI," kata Woro Damayanti, di sela mengajar di UKSW Salatiga, Rabu (18/9).

Theresia melanjutkan, program pembinaan tersebut meliputi, teknis pertanian dan sistem pengelolaan manajemen ekonomi khususnya dalam penghitungan biaya serta bantuan peralatan. Sebelumnya mereka menggunakan alat tradisional.

“Kami membantu membina belasan penghuni Panti Karya Salib Putih dengan memberdayakan mereka untuk ikut mengolah kebun kopi di sekitar panti," terangnya.

Diharapkan, pembinaan dalam ranah pengabdian masyarakat itu dapat meningkatkan produktivitas tanaman kopi dan pengelolaan usaha. Sehingga penghuni Panti Karya Salib Putih dapat menyerap ilmu pertanian sekaligus ilmu ekonomi dalam kemandirian mengolah kebun kopi di sekitar Salib Putih, Salatiga.

“Jumlah warga yang kami bina kurang lebih 12 orang. Ke depan, ke 12 orang ini diharapkan dapat menularkan ilmunya kepada yang lain dalam meningkatkan usaha mengelola perkebunan kopi termasuk penghitungannya secara ekonomi. Dalam pengabdian ini kami juga membantu alatnya dalam mengolah kebun kopi,” ujarnya.

Joko Murdono, pembina lainnya dari UKSW Salatiga mengatkan, pihaknya berperan dalam pengelolaan pertaninan dan perkebunan.
"Kami berbagi tugas dalam pelaksanaan di lapangan. Bu Damayanti menggarap bidang perekonomian, saya bagian pengelolaan pertanian," katanya.


(Siswo Ariwibowo /CN40/SM Network)