• KANAL BERITA

Pangdam IV/Diponegoro: Bhakti Sosial Merupakan Wahana Silaturahmi

Memelihara dan Memperkokoh Rasa Kebersamaan

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi ketika menyerahkan hasil pemugaran RTLH secara simbolis kepada Sumito, warga Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan/Kabupaten Batang. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi ketika menyerahkan hasil pemugaran RTLH secara simbolis kepada Sumito, warga Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan/Kabupaten Batang. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, secara resmi membuka kegiatan Bhakti Sosial dan Karya Bhakti yang dipusatkan di Kabupaten Batang dalam rangka memperperingati HUT TNI Ke 74 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke 69.

“Saya berharap momentum ini dapat digunakan sebagai wahana silaturahmi untuk memelihara dan memperkokoh rasa kebersamaan, guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Pangdam IV/Diponegoro, Mochammad Effendi, saat membuka resmi Bhakti Sosial dan Karya Bhakti, yang dipusatkan di alun-alun Kabupaten Batang, Rabu (18/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Tingkat Provinsi Jateng, para Komandan satuan TNI, unsur Forkopimda Kabupaten Batang dan undangan lainnya.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, dalam melaksanakan bhakti sosial pihaknya bekerja sama dengan seluruh komponen masyarakat. Yakni, Pemprov Jateng, Pemkab Batang, perbankan dan semua stkeholder.

“Kegiatan bhakti sosial yang kita laksanakan berupa pengobatan, pembagian sembako, bedah rumah bagi 64 unit RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), dan hari ini sudah selesai dan kita serahkan kepada yang berhak. Kami berharap kegiatan ini tentunya tidak hanya pada hari ini saja, kami harapkan terus berlanjut,” ujar Pangdam.

Menurut Pangdam, semangat kebersamaan, semangat gotong royong, dan semangat saling membantu, bisa terus berlanjut.

“Kami tahu bahwa pemda tidak bisa sendiri, TNI tidak bisa sendiri, Polri tidak bisa sendiri. Kami semua punya kelebihan masing-masing. Tapi kami juga punya kekurangan, yang kekurangan itu merupakan kelebihan bagi orang lain, oleh karena itu, mengapa kita perlu bersinergi,” katanya.

Pangdam menegaskan, jati diri TNI, adalah tentara rakyat, karena TNI berasal dari rakyat.

“Apa pun yang kami lakukan tanpa dukungan masyarakat, tidak ada artinya. Demikian juga kami berharap masyarakat terus mensupport kami, sehingga tugas-tugas kami, bisa kami laksanakan dengan baik,” pungkas Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Dalam kegiatan tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi menyerahkan secara simbiolis hasil pemugaran RTLH kepada Sumito, warga Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan/Kabupaten Batang, juga diserahkan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga.


(Kasirin Umar/CN40/SM Network)