• KANAL BERITA

Sampah Sungai Kalong Terangkut 70 Kubik

 Sukarelawan memasukkan sampah dari Sungai Kalong, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes, ke truk untuk diangkut ke TPA, Minggu (15/9). (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
Sukarelawan memasukkan sampah dari Sungai Kalong, Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes, ke truk untuk diangkut ke TPA, Minggu (15/9). (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BREBES, suaramerdeka.com – Aksi bersih-bersih sampah Sungai Kalong berhasil mengangkat sampah 70 kubik dari bawah Jembatan Sungai Kalong di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes, Minggu (15/9).

Jumlah itu diperkirakan baru sebagian dari volume sampah di sungai dekat Pasar Desa Linggapura itu. "Total sampah yang berhasil diangkut dari sungai sekitar 70 kubik. Masih banyak sampah yang belum terangkut," kata Uti, petugas DLHPS Wilayah Bumiayu, Selasa (17/9).

Kegiatan bersih-bersih dilaksanakan DLHPS bersama ratusan sukarelawan. Aksi itu merupakan solusi jangka pendek mengatasi timbunan sampah Sungai Kalong yang viral di media sosial. Selain itu, mengedukasi warga untuk tidak membuang sampah ke sungai.

Lalu bagaimana sisa sampah yang masih ada di sungai? Uti menjelaskan sulit dibersihkan menggunakan tenaga manual. ‘’Kondisi sungai cukup dalam. Perlu menggunakan alat berat," ujarnya

Anggota DPRD Brebes, Nasikun, prihatin melihat timbunan sampah di Sungai Kalong. "Sungai menjadi tercemar," katanya.

Ke depan, dia meminta agar pemerintah desa setempat segera menyusun program atau kegiatan penanganan sampah.

Timbunan sampah di sungai itu berasal dari sampah harian warga dan limbah aktivitas perdagangan di Pasar Desa Linggapura. "Dana Desa boleh digunakan untuk kegiatan penanganan sampah. Misalnya untuk membangun tempat penampungan sampah sementara," ujar politikus PDIP itu.


(Teguh Inpras Tribowo/CN40/SM Network)