• KANAL BERITA

Lokasi IPAL Alkhohol Terkendala Zona Hijau

foto: suaramerdeka.com/Ari Welianto
foto: suaramerdeka.com/Ari Welianto

SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) alkohol di Kecamatan Polokarto terkendala masalah lahan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut lahan calon lokasi yang disediakan pemerintah desa masuk zona hijau.

‘’Tanah kas desa yang disediakan itu masih zona hijau,’’ kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo, Suyatman, Selasa (17/9).

DLH menyebut lahan yang disediakan Pemerintah Desa (Pemdes) Ngombakan Kecamatan Polokarto seluas 2 000 meter persegi masih lahan produktif untuk ditanami. ‘’Kami akan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPU PR) Sukoharjo untuk membahas masalah ini,’’ katanya.

Dari sisi letak, lokasi lahan dinilai cocok untuk IPAL lantaran dekat Sungai Samin. Setelah limbah alkohol diolah di IPAL bisa langsung dibuang sungai. Namun, untuk membangun terkendala status lahan masih di zona hijau tapi tidak produktif.

‘’Mungkin dari Pemdes bisa dipakai untuk lokasi dibangun IPAL. Sebenarnya lokasi sesuai jika dipakai untuk pembangunan IPAL. Namun status lahan apakah bisa diubah di Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kami koordinasikan. Kalau tidak bisa maka harus mencari lokasi lain,’’ kata dia.

DLH tengah mendata ulang untuk memastikan jumlah perajin alkohol di Kecamatan Polokarto dan Mojolaban, dan potensi limbah yang dihasilkan. Saat ini data masih simpang siur, ada yang menyebut 34 perajin, 70 perajin di Mojolaban dan 100 perajin di Polokarto.

‘’Saat dikoordinasi dengan perajin di Mojolaban hanya ada 50 perajin. Jadi saat ini kami sedang melakukan pendataan ulang di dua kecamatan. Jika sudah rampung bisa kita menentukan Detail Engineering Design (DED) atau lahan buat IPAL,’’ katanya.

Pendataan ulang itu diharapkan rampung September dan dilanjutkan penyusunan DED. Anggaran untuk menyusun DED itu sekitar Rp 100 juta lewat APBD Perubahan. ‘’DED tahun ini harus jadi. Kalau pembangunan fisik untuk anggaran akan dicarikan bantuan,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala DLH Sukoharjo, Agustinus Setiyono mengatakan, jika persiapan pembangunan IPAL Alkohol terus dimatangkan mengingat dibutuhkan untuk pengolahan limbah industri alkohol di Kecamatan Polokarto. ‘’Terus kami matangkan, seperti penyusunan DED. Kami juga sudah koordinasi dengan DLH Provinsi,’’ katanya.


(Ari Welianto/CN40/SM Network)