• KANAL BERITA

KJRI Johor dan Kadin Kendal Sepakat Memajukan Potensi Kendal

Mohammad Zakki bersama Bharat K Ajmera, Presiden Usahawan dan Kadin India Melaka (tengah) didampingi staf KJRI, Zainul Idris Yunus (kiri). (suaramerdeka.com/dok)
Mohammad Zakki bersama Bharat K Ajmera, Presiden Usahawan dan Kadin India Melaka (tengah) didampingi staf KJRI, Zainul Idris Yunus (kiri). (suaramerdeka.com/dok)

JOHOR BAHRU, suaramerdeka.com - Kadin Kendal menghadiri undangan acara Bussines Meeting & Networking di Grand Paragon Hotel, Johor Bahru Malaysia, Selasa (17/09). Undangan yang dikeluarkan oleh KJRI Johor Bahru Malaysia diwakili oleh Mohammad Zakki, pengurus Komite Tetap Kadin Kendal, yang juga selaku Direktur CV Akira Utama.

Dalam acara tersebut Kadin Kendal memperkenalkan produk kopi, teh dan wood pellet di hadapan para tamu dari 50 pengusaha ternama di Malaysia, para pengusaha anggota Kadin Johor, Kadin Cina dan Kadin India Melaka.

Menurut Mohammad Zakki, dalam pertemuan, para pelaku usaha mengaku tertarik dengan produk wood pellet yang bahan baku untuk membuat wood pellet ini adalah sisa pengolahan kayu, seperti, ranting, serasah daun, serbuk gergaji dan kulit kayu. Sumber bahan baku tersebut melimpah di Indonesia, karena limbah dari industri pengolahan kayu bisa mencapai 50,8 persen. Di samping wood palet, para tamu juga tertarik dengan produk kopi dan teh yang dikenalkan. Ada transaksi dalam pertemuan tersebut, yakni 36 ton wood pellet, satu ton kopi dan 100 kilogram sampel teh dengan pelaku usaha di sana.

Pengusaha Johor, Moh Nor Zaki berfoto bersama Muhammad Zakki. (suaramerdeka.com/dok)
Pengusaha Johor, Moh Nor Zaki berfoto bersama Muhammad Zakki. (suaramerdeka.com/dok)

“Sesuai arahan dari Ketua Kadin Kendal, kita harus sebanyak-banyaknya berkordinasi dengan para pelaku usaha dan Kadin di mancanegara, mendatangi pertemuan bilateral baik antar para pengusaha mau pun dengan pemerintah di kedua negara, dengan acara seperti ini Kadin Kendal bisa mengirimkan wakilnya untuk memperkenalkan produk UMKM dan potensi yang ada di wilayah Kendal," jelas Mohammad Zakki, kepada suaramerdeka.com via telepon.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, staf KJRI Johor Bahru Malaysia, Zainul Idris Yunus menjawab, KJRI Johor Bahru mendukung dan berterima kasih atas kedatangan dari perwakilan Kadin Kendal yang memperkenalkan produk untuk dapat dijual di pasar internasional. Pihaknya akan mengawal pihak buyer yang sudah bertransaksi dengan produk yang dibawa dari Kendal. Diharapkan ke depannya dapat dilakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di seluruh dunia, agar potensi yang ada di kabupaten Kendal lebih mendunia.

“Saya berharap kopi ini bisa menembus pasar di Amerika atau bahkan Eropa sebagai konsumen kopi terbanyak, tinggal bagaimana kita mengolah networkingnya. Kopi dari Kendal memang baru sekarang diperkenalkan di ajang ini, ada ciri khas tersendiri dari cita rasa dan aromanya yang diminati oleh seluruh undangan. Kami akan terus berusaha memperkenalkan produk dari Indonesia khususnya dari Jawa Tengah dan Kendal," jelas Zainul Idris Yunus. 

Sementara itu saat ditemui terpisah, Ketua Kadin Kendal, Cahyanto mengatakan, sesuai amanat Ketum Kadin Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono, Kadin akan membantu dengan topik strategis dalam rangka kebijakan pengamanan perdagangan luar negeri. Masih banyak potensi dari kabupaten Kendal yang belum tersentuh dan belum dikenal oleh masyarakat internasional.

“Inilah sebenarnya tugas Kadin sebagai motor penggerak pelaku usaha, untuk ikut serta membangun perekonomian di daerah, sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat setempat. Tugas berat Kadin Kendal ada di depan mata, namun jika kita atasi bersama-sama, kita bangun sinergi antara pemerintah, Kadin dan masyarakat, saya optimis perekonomian di Kendal jadi meningkat,” pungkas Cahyanto.


(Red/CN40/SM Network)