• KANAL BERITA

Penggunaan Dana BOS Perlu Dievaluasi Secara Mendalam

Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza Azzahra mengatakan, penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) perlu dievaluasi secara mendalam. Selama ini, proses pengawasan Dana BOS dilakukan dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah. Namun masih juga ditemukan sejumlah persoalan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan penggunaan dana BOS.

Di luar dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) sebaiknya juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua pihak yang bertugas mengawasi penggunaan Dana BOS. Hasil evaluasi tersebut kemudian dapat menjadi referensi bagi metode pencegahan dan pengawasan yang dapat dijalankan oleh LPMP ke depannya. Diharapkan dengan begini, potensi pelanggaran dapat dideteksi lebih cepat dan segera diselesaikan.

“Evaluasi mendalam ini penting supaya LPMP mendapatkan gambaran mengenai hal-hal apa saja yang berpotensi dilanggar atau dicurangi. Belum lagi LPMP bisa melihat hal-hal apa saja yang masih harus dibenahi lewat penggunaan Dana BOS. Deteksi dini terhadap potensi ini tentu akan memperkuat akuntabilitas penggunaan Dana BOS sehingga penggunaannya benar-benar tepat sasaran dan terbabas dari pelanggaran,” jelasnya.

Perluasan otoritas LPMP untuk dapat mengawasi penggunaan dana transfer ke daerah dan Dana BOS merupakan kebijakan yang tepat untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas institusi pendidikan di Indonesia. BOS sendiri sudah menjadi salah satu program utama dalam pendidikan di Indonesia sejak dilaksanakan 2005 atau sekitar 14 tahun lalu, dan sudah seharusnya evaluasi mendalam dan perubahan pengawasan ini dilakukan sejak lama.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)